Jember Kota Pandhalungan

Hari Perhubungan, Jember Raih Wahana Tata Nugraha Paripurna

Peringatan Hari Perhubungan kali ini menjadi semangat tersendiri bagi Bupati Jember, dr. Hj. Faida MMR., dan Wakil Bupati Jember, Drs. KH. A. Muqiet Arif beserta masyarakat Kabupaten Jember. “Selamat kepada Dishub Jember beserta seluruh jajarannya karena tahun ini menjadi juara dan mendapatkan WTN Paripurna,” tutur Bupati Faida di hadapan Ketua DPRD Kabupaten Jember, Dandim 0824, Ketua komisi C  anggota DPRD Kabupaten Jember,  Perwakilan Kejaksaan Negeri Jember, Ketua Organda Kabupaten Jember, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Pengairan, dalam acara peringatan Hari Perhubungan yang berlangsung di halaman kantor Dishub Jember, senin (19/9/2016).

Masih menurut Buppati Faida, peringatan Hari Perhubungan Nasional merupakan momen yang tepat bagi segenap insan perhubungan untuk meresapi kembali makna perhubungan. Semboyan wahana mengayu warga pertiwi yang artinya perhubungan adalah wahana untuk mensejahterakan bangsa dan negara seperti yang telah kita sadari bersama sektor perhubungan memiliki amanat yang sangat strategis di kehidupan bangsa dan bernegara.

Keberhasilan pembangunan sangat dipengaruhi oleh peranan transportasi sebagai urat nadi kehidupan politik, ekonomi, sosial, budaya, pertahanan dan keamanan.

“Tamu-tamu di Jember termasuk pejabat-pejabat di pusat dan juga tiga ibu menteri di Indonesia yang kemarin datang ke Jember dalam acara Mata Najwa, hal pertama yang di lihat ialah  bagaimana transportasi dan lalu lintas di Kabupaten Jember, layanan bandara,  ruang transit di bandara,” imbuhnya.

Maka adalah satu beban moril yang berat karena sudah mendapatkan Wahana Tata Nugraha (WTN) Paripurna yang nomer satu, jangan sampai wajah pertama perhubungan bandara di Jember, terminal-terminal di Jember,  stasiun kereta api di Jember itu menjadikan sesuatu kekecewaan bagi masyarakat.

“Kalau sudah layanan bandara, di terminal,  di stasiun puas, yang lain lain kesannya terserah anda karena kesan pertamanya di sana.” Ujarnya.

Berat perjuangan kemarin mendapatkan WTN tapi Bupati menginginkan ketika juri datang dan ketika juri pulang situasi masih sama persis, jika kemarin menangnya karena pedagang di trotoar sedang cuti sayangnya ketika juri pulang trotoarnya tertutup kembali.

Namun demikian tidak menutup kenyataan bahwa lalu lintas perhubungan segala macam transportasi di Jember jauh lebih banyak peningkatan dari tahun- tahun sebelumnya. Di akui, tidak di akui masyarakat merasakan perbaikan, akan ada harapan harapan kedepan yang lebih baik dalam pelayanan transportasi dan lalu lintas.

Meski bagi Bupati belumlah tuntas PR Dishub kalau masih keselamatan lalu lintas belum menjadi jaminan buat semuanya. Masih terdapat siswa yang belum memiliki SIM sudah mengandarai motor ada yang sudah memiliki SIM tapi tidak memakai hel dan ini mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten Jember, DPRD, Forkopimda dan ini akan menjadi perhatian untuk menyelamatkan generasi kedepan dalam berkendara dan berlalu lintas.

Bupati juga menginginkam foto foto tentang fenomena yang belum mensukseskan keselamatan lalulintas di Jember ini akan di kumpulkan karena berani bercermin artinya kedepan lebih baik.

“Melalui peringatan harbupnas 2016 tingkatkan prestasi kerja nyata untuk mewujudkan transportasi yang aman selamat ,aman dan nyaman. Karena urutannya aman, karna yang nyaman masih kalah dengan yang aman, maka yang didahulukan urusan aman, jadi jangan nyaman dulu baru selamat baru aman.” Tegasnya.

Bupati berterimakasih kepada seluruh pihak yang telah kerja nyata bersusah payah, bahu membahu bersinergisi dan gotong royong, sehebat apapun tanpa sinergitas tidak bisa berbuat banyak, impian besar menjadi semangat bagi orang orang yang optimis. (Mutia, Izza)

No Response

Leave a reply "Hari Perhubungan, Jember Raih Wahana Tata Nugraha Paripurna"