Jember Kota Pandhalungan

Ingatkan Sekolah Gratis, Bupati Lantik 168 Kepala Sekolah

Bupati Jember dr. Hj. Faida, MMR., melantik 168 kepala sekolah pada tingkat SD, SMP, SMA/SMK di Aula PB Sudirman Pemkab Jember, Senin (3/10) sore. Bupati mengingatkan untuk memulai dengan niat dan cara yang baik.

“Mari mulai niat sesuatu yang baik dengan cara-cara yang baik, agar tugas bapak – ibu berkah, membawa kebaikan bagi siswa, sekolah, bangsa Indonesia, termasuk bagi bapak – ibu dan keluarga,” kata Bupati dalam sambutannya.

Pesan itu disampaikan karena Bupati tidak menginginkan kepala sekolah yang dilantik membayar untuk mendapatkan SK pengangkatannya. Apabila ada yang membayar sekecil apapun, maka SK itu akan dicabut.

Hal itu juga karena saat ini kepala sekolah ditempatkan di sekolah gratis, sekolah yang tidak ada pungutan. Karena itu, kepala sekolah harus ikut memberantas pungutan-pungutan yang melanggar ketentuan.

Kepala sekolah tidak perlu takut dalam bertugas dengan adanya program sekolah gratis. “Jangan pernah membebani orang tua anak didik dalam mendapatkan ilmu di sekolah terkait dana,” ujarnya.

Dijelaskannya, Pemerintah Kabupaten Jember sudah memikirkan dan menghitung segala biaya operasioanl sekolah agar program sekolah gratis tersebut dapat tercapai dengan baik. Karena itu kepala sekolah harus optimis.

“Penting menjadi kepala sekolah itu yakin bahwa pendidikan gratis itu terlaksana, jangan sampai kepala sekolah dan guru-gurunya yang pesimis,” tutur Bupati.

Bupati juga menjelaskan bahwa penyerahan SK pengangkatan guru dengan tugas tambahan sebagai kepala sekolah itu merupakan bentuk kepercayaan Pemkab Jember terhadap para Calon Kepala Sekolah.

Mereka telah lulus ujian Kepala Sekolah dan uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) beberapa waktu lalu. Uji kepatutan dan kelayakan bagi calon kepala sekolah dilakukan sendiri oleh Bupati Faida dan Wakil Bupati A. Muqit Arif di gedung Pemkab Jember.

Mutasi dan pengisian jabatan kosong tersebut untuk 147 Kepala Sekolah Sekolah Dasar (SD), 13 Kepala Sekolah Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan 8 Kepala Sekolah Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

Terkait pengangkatan itu, Bupati menjelaskan bahwa penempatan tugas sebagai kepala sekolah disesuaikan dengan domisili masing-masing. “SK Pengangkatan sesuai dengan domisili masing-masing atau mendekati domisili masing-masing,” ujar Bupati dalam sambutannya.

Penempatan itu sebagai upaya mengurangi beban kerja kepala sekolah, utamanya jarak tempat tugas yang jauh dengan rumah tempat tinggal. “Hal ini sudah dibuktikan dengan pengangkatan yang sesuai atau mendekati domisili masing-masing berdasarkan form yang diajukan saat fit and proper tes lalu.” imbuhnya. (*F2)

No Response

Leave a reply "Ingatkan Sekolah Gratis, Bupati Lantik 168 Kepala Sekolah"