Ini Kriteria Penerima Beasiswa Faida – Muqiet

Pemerintah Kabupaten Jember dibawah kepemimpinan dr. Hj. Faida MMR., dan Drs. KH. Abdul Muqit Arief mencanangkan 5.000 beasiswa untuk mahasiswa.

Setiap tahun akan digelontorkan dana bagi 1.000 mahasiswa, hingga lima tahun kepemimpinan duet dokter – kiai ini. Dana yang disiapkan mencapai hampir Rp. 19 miliar.

Lalu, apa saja kriteria mereka yang berhak mendapatkan beasiswa itu. Saat wawancara mahasiswa calon penerima beasiswa di Aula PB Sudirman Pemkab Jember, Minggu (8/10/2017), Bupati memberikan penjelasannya.

Menurut Bupati, secara umum sasaran salah satu 22 Janji Kerja ini adalah mahasiswa yang berada di ekonomi lemah.

Bupati menyontohkan, mereka adalah yatim atau piatu atau yatim piatu, mahasiswa yang orang tuanya terdampak bencana alam, penghasilan orang tua dibawah Rp. 3 juta tiap bulan, anak guru ngaji, anak guru PAUD dan sederajat.

Beasiswa itu juga untuk guru PAUD, TK dan sederajat yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang perkuliahan.

Tidak ketinggalan adalah mahasiswa difabel, anak veteran, keluarga buruh tani dan perkebunan, dan mahasiswa yang putus kuliah karena faktor ekonomi.

“Itu adalah syarat-syarat umum, karena pada prinsipnya kita ingin membantu putera puteri terbaik Jember untuk tetap dapat mengenyam pendidikan perkuliahan dengan baik,” Bupati.

Mahasiswa yang mendapatkan beasiswa akan menerima bantuan sebesar nilai Uang Kuliah Tunggal (UKT), yang di setiap jurusan dan perguruan tinggi berbeda besarnya.

Tidak hanya uang kuliah. Mereka yang menempuh pendidikan di luar Jember bahkan mendapatkan suplai biaya hidup.

“Selain itu ada juga bantuan biaya hidup bagi mahasiswa asal Jember yang berkuliah di luar kota, meskipun jumlah penerimanya nanti tidak banyak,” tegasnya.

Terkait jumlah penerima suplai biaya hidup ini, Bupati meminta keiklhasan seluruh calon penerima untuk mendahulukan mereka yang paling membutuhkan.

“Untuk biaya hidup sebesar Rp. 750 ribu setiap bulannya,” tuturnya sambil menebar senyum khasnya.

Saat wawancara calon penerima beasiswa, tampak guru PAUD. Mereka berjumlah 169. Sementara yang berasal dari anak guru ngaji sebanyak 121 orang dan 6 mahasiswa difabel. (*f2)

No Response

Comments are closed.