INTERNASIONAL HANYA TERIMA TEMBAKAU BERESIDU RENDAH

Termbakau dengan kandungan pestisida (residu) tinggi dipastikan tidak akan laku di pasaran luar negeri. Karena itu petani tembakau di Indonesia perlu lebih hati-hati dalam melakukan perawatannya, meski juga hampir dipastikan tanaman ini tidak pernah bebas dari gangguan hama dan penyakit, yang akhirnya memaksa petani butuh pestisida.

Pestisida sendiri merupakan zat berbahaya dan dapat berdampak negatif terhadap manusia dan lingkungan. Karena itu perlu diperhatikan dan diawasi secara ketat keberadaan residu pestisida yang menempel di daun tembakau.

Kasi Pengujian dan Kalibrasi UPT Pengujian Sertifikasi Lembaga Tembakau Jember, Ir Setianto, MM, dalam penjelasannya saat jumpa pers usai kegiatan desiminasi pengendalian residu pestisida sesuai standart Coresta komoditi tembakau Na Oost (NO) dan Voor Ost (VO) di Hotel Bandung Permai Selasa (20/3), menjelaskan, saat ini konsumen tembakau di luar negeri merasa miris terhadap kandungan zat berbahaya yakni pestisida pada tanaman tersebut.

Setianto sendiri sangat menyayangkan apabila petani tembakau belum mampu meminimalisir kadar pestissida, terlebih lagi Kabupaten Jember dikenal sebagai penghasil tembakau terbesar di Indonesia,.

No Response

Comments are closed.