JADI MODAL UNTUK MASUKI DUNIA PROFESIONAL

Kegiatan besar seperti Jember Fashion Carnaval (JFC) selalu membutuhkan keterlibatan personel yang cukup banyak. Setiap tahun JFC membuka kesempatan bagi mereka yang ingin bergabung menjadi relawan untuk membantu terselenggaranya event tahunan yang spektakuler.

Salah satu relawan JFC adalah Ningrum. Ia mengaku sudah dua tahun terakhir ikut berpartisipasi menjadi relawan JFC. Mahasiswi jurusan pendidikan di salah satu universitas swasta di Jember mengaku tertarik saat ditawari oleh salah seorang dosen di kampusnya.

“Saya ingin tahu saja seperti apa kalau ikut terlibat dalam JFC. Membayangkan saja sudah  menyenangkan. Ternyata setelah dijalani, benar-benar menarik dan bisa meningkatkan kreativitas kita,” ujarnya sambil tertawa.

Di tahun pertama ia menjadi guest travel atau penerima tamu saat grand carnaval berlangsung. Saat itu ia juga sempat belajar bagaimana cara design dan membuat kostum.

“Saat jadi guest travel itu kan harus pakai kostum juga. Jadi pernah juga merasakan gimana serunya belajar bikin kostum. Kreativitas kita bermain disitu,” kenangnya.

Tahun ini ia kebagian untuk menjaga booth exhibition JFC yang berlangsung selama 6 hari di alun-alun Jember. Booth tersebut yang memamerkan miniatur kostum JFC dalam tema Artechsion. Ia kebagian menjelaskan kepada para pengunjung stan jika bertanya mengenai JFC, atau sekedar bertanya tentang miniatur yang dipamerkan.

Sama seperti Ningrum, Dian juga menjadi salah satu pendukung acara JFC. Dian lebih lama menjadi partisipan dalam event JFC, yaitu 4 tahun. Diawali dari tugas kuliah, saat ini ia merasa ketagihan untuk ikut serta berpartisipasi dalam setiap event JFC.

“Karena sudah sering merasakan keseruannya, akhirnya ingin terus ikut bantu-bantu event nya. Meskipun bukan jadi talent, senang juga bisa menjadi bagian untuk menyukseskan acara sebesar JFC,” jelasnya.

Ia mengatakan bahwa ia ingin terus ikut ambil bagian di tahun-tahun mendatang. Apalagi dengan bekerja dalam lingkungan event, ia mendapatkan banyak pengalaman yang bisa ia jadikan untuk modal saat ia memasuki dunia kerja nantinya.

“Bisa tahu bagaimana caranya bekerja di lingkungan yang benar-benar profesional sehingga nantinya berguna untuk saya di lingkungan kerja yang sesungguhnya,” pungkasnya. (anne)

No Response

Comments are closed.