Jalankan Pengawasan dengan Suara Hati untuk Demokrasi Terbaik

Bupati Jember dr. Hj. Faida MMR., menghimbau Panitia Pengawas Kecamatan (PPK) menjalankan amanat dengan sebaik-baiknya, dengan jujur dan adil, untuk mendapatkan pesta demokrasi yang baik.

Hal itu disampaikan Bupati saat sambutan pengambilan sumpah dan pelantikan anggota Panitia Pengawas Kecamatan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur 2018 dan Pemilihan Umum 2019 di aula Dinas Pendidikan Kabupaten Jember, Rabu (8/11/2017).

Dikatakan, jujur dan adil memiliki tolak ukur yang menentukan berjalannya pemilihan.

“Tolak ukur jujur dan adil ada di dalam hati. Suara hati tidak pernah bohong, suara hati itu suci,” ungkap bupati, Rabu (8/11/2017).

Di depan ratusan Panitia Pengawas Kecamatan yang baru saja dilantik, Bupati menegaskan pesta demokrasi di Kabupaten Jember yang berjalan baik menentukan masa depan.

Berjalannya pesta demokrasi dengan baik akan terpilih pemimpin-pemimpin terbaik. Para pemimpin ini yang akan menjalankan roda pemerintahan di republik ini sebaik-baiknya.

“Mereka yang akan mengambil keputusan terbaik untuk pembangunan. Mereka pula yang akan membawa jalan perubahan,” tegas perempuan nomor satu di Jember ini.

Kepada wartawan yang bertanya minimnya perempuan yang menjadi panitia pengawas, Bupati berharap peran serta perempuan dalam pengawasan pemilu meningkat pada masa mendatang.

“Hasil demokrasi baik dengan pengawasan efektif, kalau hasilnya terpilih pemimpin yang baik akan dinikmati juga oleh perempuan,” tutur perempuan Bupati Jember pertama ini.

Sementara itu, Ketua Panitia Pengawas Kabupaten Abdullah Waid menjelaskan mekanisme seleksi anggota Panwascam.

“Kita mengedepankan asas kemampuan dari masing-masing pendaftar (seleksi Panwascam),” jelas pria yang akrab dipanggil Waid ini. (*f2/Mutia)

No Response

Comments are closed.