Jalur Lintas Selatan Jadi Prioritas Pengembangan

Jalur Lintas Selatan (JLS), yang posisinya berhadapan langsung dengan Laut Selatan, menyimpan beragam potensi yang hingga saat ini belum termanfaatkan secara optimal. Potensi yang ada di daerah ini, seperti ikan laut hasil tangkapan nelayan dan produk olahannya, sektor kepariwisataan, dan lainnya.

Untuk sektor kepariwisataannya saja, potensinya bisa dikembangkan menjadi destinasi wisata representatif yang dipastikan akan sangat diminati wisatawan, baik domestik maupun mancanegara. Potensi perekonomiannya pun, jika dikelola dengan baik, niscaya akan mampu mendongkrak kesejahteraan masyarakat dan pendapatan asli daerah (PAD).

“Catatan kecil untuk Jalan Lintas Selatan atau JLS yang menghidupkan tempat pariwisata. Jika dapat cepat diselesaikan, juga dapat menambah percepatan perekonomian di Kabupaten Jember,” ungkap Ahmad Bunyamin, Kepala Bank Indonesia Cabang Jember, dalam acara tatap muka dengan Tim Dewan Ketahanan Nasional (Wantanas) di aula Tamyaloka, Pendopo Wahya Wibawagraha, Pemkab Jember, Senin (30/10/2017).

Bank Indonesia, kata Buyamin, siap menjadi partner Pemerintah Daerah Jember serta mendukung program Bupati dalam rangka pembangunan di Kabupaten Jember.

Berkaitan dengan itu, Bupati Jember, dr.Faida.MMR, sangat berharap JLS bisa segera terselesaikan. Karena dengan begitu, beragam potrensi yang ada di kawasan itu, akan bisa dikembangkan dan dimanfaatkan oleh masyarakat maupun pemerintah daerah dalam rangka meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).

Salah satu potensi yang paling mungkin untuk dikembangkan adalah, kegiatan penangkapan ikan oleh nelayan di perairan selatan, Ambulu, Puger, Gumukmas dan Kencong. Selain juga pengolahan hasil tangkapan nelayan, agar memiliki nilai tambah bagi nelayan dan masyarakat di kawasan pantai selatan. (Indra GM)

No Response

Comments are closed.