Jamin Pembelian Beras Premium Produksi Petani

398 views

Pemerintah Kabupaten Jember berkomitmen menyejahterakan petani. Ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman tentang pangsa pasar dan harga beras premium yang diproduksi petani.

Penandatanganan berlangsung di Pendapa Wahyawibawagraha, Rabu (28/2/2018), antara gabungan kelompok petani (Gapoktan) dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Nota kesepahaman ini tindak lanjut pertanyaan petani saat sosialisasi program Hulu Hilir Agro Maritim beberapa waktu lalu di Pendapa Wahyawibawagraha. Saat itu petani meminta kepastian pangsa pasar dan besaran harga beras premium yang diproduksinya.

“Memenuhi harapan bapak ibu (petani), ada tiga hal yang disepakati dengan Bulog Jawa Timur,” dr. Hj. Faida, MMR., Bupati Jember, dalam sambutannya.

Pertama, jangan sampai petani sudah menyiapkan beras premium tetapi tidak dibeli. Karena itu, berapa pun produksinya, Bulog siap membelinya.

Kedua, Bulog membeli beras premium petani dengan harga yang telah distandarkan. “Ketiga, kalau petani mendapatkan harga yang lebih baik dari harga Bulog, petani bebas menjual ke tempat lain,” tutur bupati.

Tiga hal tersebut, jelas Bupati, dipenuhi sebagai realisasi janji kepada petani saat sosialisasi program Hulu Hilir Agro Maritim Sektor Pertanian.

Penandatanganan dilakukan antara Ketua dan Sekretaris Kelompok Tani Mitra Tani Sejati Desa Sumberjati, Kecamatan Silo dengan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemerintah Provinsi Jatim Dr. Ir. RB Fattah Jasin.

Fattah Jasin kepada wartawan mengatakan, produksi beras premium sebesar 9 juta ton. Konsumennya 3,9 juta, terdapat surplus hampir 4 juta ton.

Namun, produksi ini dinilai kurang maksimal memberikan nilai tambah bagi petani.

“Karena mereka (petani) menjual gabah kering panen dengan harga yang tidak begitu bagus,” jelasnya.

Fattah Jasin menjelaskan, program Hulu Hilir Agro Maritim ini original dari Gubernur Jawa Timur Soekarwo, yang ditawarkan kepada presiden. “Kemungkinan April Presiden datang ke Jember,” ungkapnya. (*f2)

No Response

Comments are closed.