Jember Kota Pandhalungan

Jamin Tidak Ada Kolusi, Bupati Angkat KS Sendiri

Bertempat di Pendapa Wahyawibawagraha Kabupaten Jember, Bupati Jember, dr. Hj. Faida MMR., melakukan pertemuan dengan 223 guru calon Kepala Sekolah (KS) yang telah lulus tes Kepala Sekolah untuk tahun 2011-2016, pertemuan ini terkait dengan rapat koordinasi dengan Guru-guru seputar dunia pendidikan saat ini, penyerahan dan penandatanganan Surat Keputusan (SK) penugasan 56 calon KS yang dipilih oleh Bupati Faida secara langsung.

Kegiatan ini sendiri selain dihadiri leh Bupati Jember, juga turut mendampingi Plt. Sekda, Drs. Bambang Haryono, Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Jember, Joko Santoso dan para tamu undangan.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Faida menyampaikan bahwa, pemilihan dan penugasan kepala sekolah ini dipilih langsung oleh dirinya, tanpa campur tangan siapapun. Bupati menegaskan Kepala Sekolah sekarang adalah Kepala sekolah yang ditempatkan di sekolah yang gratis, Kepala Sekolah di sekolah yang tidak ada pungutan.

“Banyak yang bilang pendidikan gratis itu tidak mungkin terjadi, itu adalah ungkapan orang-orang yang biasa mendapatkan uang tambahan, kalau pemimpinnya menyatakan pendidikan harus gratis itu mampu dijalankan, jika tidak ada yang dibelok-belokkan atau berjalan lurus,” tegasnya.

Selain itu Bupati Faida juga menghimbau untuk bekerja sama membersihkan pungutan-pungutan liar yang melanggar ketentuan. “Uang-uang pungutan seperti uang gedung, dan lain-lain akan ditertibkan, yang penting menjadi Kepala Sekolah itu yakin bahwa pendidikan gratis itu terlaksana, jangan sampai kepsek dan guru-gurunya yang pesimis,” tutur Bupati.

Dalam kesempatan ini Bupati juga menegaskan, bahwa Kabupaten Jember ini termasuk Kabupaten yang angka orang buta huruf termasuk banyak, kekurangan buruh dan orangnya banyak. Bupati bertekad menaikkan pangkat dan pengembalian 500 lebih uang pungutan tidak jelas untuk menaikkan pangkat di jajaran pendidikan di Kabupaten Jember.

Terkait dengan Surat Keputusan penugasan menjadi Kepala Sekolah, Bupati Faida menyampaikan, tidak mau Bapak dan ibu membayar satu rupiah pun untuk SK dan kalau Bapak Ibu ada yang membayar, SK akan dicabut. “Mulai niat sesuatu yang baik dengan cara-cara yang baik agar tugas Bapak Ibu berkah, membawa kebaikan bagi siswa, sekolah, bangsa Indonesia termasuk bagi Bapak Ibu dan keluarga,” imbuhnya.

Perlu diketahui, terdapat 56 sekolah yang tidak mempunyai Kepala Sekolah, dan selama ini dirangkap oleh Kepala Sekolah dari sekolah lain, sementara ada 200 lebih guru yang sudah lulus ujian calon Kepala Sekolah yang belum menjadi kepala sekolah, dan hari ini 56 posisi tersebut akan segera diisi, dan Bupati tegaskan telah memilih sendiri tanpa bantuan orang lain, bahkan Dispendik tidak tahu siapa hari ini yang menjadi Kepala Sekolah dan tidak ada yang terlibat dalam pemilihan ini. Bupati memilih yang terpilih mengajar ditempat yang dekat dengan domisili, karena Bupati inginkan dukungan moril, supaya dalam masa transisi perubahan ini suasana nyaman, jangan ada keluh kesah yang lulus lebih dulu tapi tidak ditempatkan karena Bupati memilihkan yang terbaik.

Sementara itu Kepala BKD Kab. Jember, Joko Santoso, menyampaikan selamat kepada Kepala Sekolah yang terpilih. “Selamat kepada Bapak Ibu yang ditunjuk menjadi Kepala Sekolah oleh ibu Bupati, memang ini harus dicermati manakala ada hal-hal tentang administrasi Bapak ibu harus menghubungi yang berwenang, Jika ada kesalahan keterangan atau biodata sampaikan BKD dan akan dibenahi”. (Mutia)

No Response

Leave a reply "Jamin Tidak Ada Kolusi, Bupati Angkat KS Sendiri"