Jangan Biarkan Jember menjadi Lahan Kelompok Radikal

Wakil Bupati Jember  Drs. KH. Abdul Muqit Arief berpesan kepada kepala desa, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa untuk tidak membiarkan wilayah Kabupaten Jember menjadi lahan perkembangan kelompok radikal.

Hal itu disampaikan Wabup dalam sambutan apel Tiga Pilar dalam rangka penanggulangan kelompok radikal di Kabupaten Jember.

Apel yang berlangsung dari siang hingga sore di Aula PB Soedirman Pemkab Jember, Jum’at (8/6/2018), ini diikuti oleh unsur Tiga Pilar, yakni kepala desa, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa se-Kabupaten Jember.

Selain Wabup,  Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo SH, Dandim 0824 Jember Arif Munawar, dan Ketua MUI Jember Prof. KH Halim Subahar hadir dalam apel ini.

Pemerintah Kabupaten Jember, masih kata Wabup, sangat mengharapkan semuanya terus berkoordinasi memantau segala perkembangan yang terjadi di wilayah masing-masing.

Perlu ada langkah-langkah agar Jember tetap kondusif, dalam mengantisipasi dan meminimalisir setiap gerakan radikal.

Wabup memberikan apresiasi kepada Kapolres yang menyelenggarakan apel Tiga Pilar ini. Sebab, radikalisme telah menghantui masyarakat. “Ada sesuatu yang perlu direnungkan bersama, bahwa paham radikal hampir masuk di semua  kelas di kehidupan bermasyarakat,” ungkap Wabup.

Karena itu, informasi yang didapatkan dari apel tiga tersebut perlu diteruskan di tingkat RT, RW, dan masyarakat sekitar. “Akan sangat efektif apabila Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan Kades yang blusukan,” tutur Wabup.

Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo dalam paparannya menjelaskan mematahkan paham paham radikal dengan kerjasama Pemerintah Kabupaten Jember, Polres,TNI, dan Tiga Pilar serta masyarakat.

“Semua harus berupaya maksimal. Tidak boleh lengah dengan segala upaya untuk mendeteksi adanya paham-paham radikal dan mengantisipasi aksi-aksi terorisme,” terang Kapolres.

Kapolres menegaskan penanggulangan itu perlu kerjasama. Pendeteksian di tingkat desa bekerjasama dengan Tiga Pilar. Koordinasi untuk bisa melakukan langkah pencegahan tentang paham radikal.

Dandim 0824 Jember Letkol Inf Arif Munawar menyampaikan, Tiga Pilar menjadi ujung tombak yang ada di desa dalam penanggulangan radikalisme.

“Adanya sinergi dan kolaborasi, ada empat hal yang bisa dilakukan oleh Tiga Pilar agar desa aman dan makmur,” terang Dandim.

Empat hal itu yakni Tiga Pilar harus bisa beradaptasi. Berdaptasi dengan situasi dan kondisi yang ada di wilayah dan bermasyarakat. Bisa menguasai tugas di wilayah, menyesuaikan dengan perubahan jaman.

Kedua, mampu mengevaluasi. Harus ada perbaikan dan peningkatan, karena situasi dan kondisi yang cepat berubah.

Ketiga, mampu berinovasi. Inovasi menghasilkan kreasi. Dan keempat, mampu memperdayakan potensi-potensi yang ada di wilayah masing masing. (mutia/*f2)

No Response

Leave a reply "Jangan Biarkan Jember menjadi Lahan Kelompok Radikal"