Jember Kota Pandhalungan

Kabupaten Pertama dengan Parkir Bagi Difabel

Kabupaten Jember menjadi daerah pertama yang memiliki parkir khusus bagi kaum difabel. Hal ini menjadi catatan positif saat tim penilai Wahana Tata Nugraha melakukan penilaian selama dua hari, Senin dan Selasa (8-9/8).

“Yang paling diapresiasi juri, selama berkeliling, baru di Jember melihat ada parkir khusus difabel di kantor Pemkab,” jelas Bupati Jember, dr. Hj. Faida, MMR., (9/8) di kantor Pemkab Jember.

Parkir bagi difabel tersebut menjadi salah satu penilaian untuk Jember meraih penghargaan Wahana Tata Nugraha Kencana. Tim penilai dari Kementerian Perhubungan RI telah melakukan penilaian selama dua hari.

Bupati menjelaskan, tahun sebelumnya Kabupaten Jember telah mendapatkan penghargaan Wahana Tata Nugraha di bidang lalulintas. Capaian prestasi ini merupakan sebagian dari Wahana Tata Nugraha (WTN). Karena itu, Pemkab Jember kali ini ingin mencapai prestasi lebih tinggi, dengan meraih penghargaan Wahana Tata Nugraha Kencana.

“Kali ini kita targetkan WTN penuh, lebih tinggi, levelnya nasional,” ujar Bupati Faida didampingi Kepala Dinas Perhubungan Jember Isman Sutomo, SH. MSi., “Kita sudah berusaha sebaik baiknya. Seluruh tim sudah bekerja keras untuk itu,” jelasnya.

Bupati Faida menyatakan Pemkab Jember akan melakukan pembenahan sesuai masukan yang telah diberikan oleh tim penilai. Dengan demikian, ia berharap target meraih penghargaan Wahana Tata Nugraha Kencana dapat tercapai.

Beberapa pekerjaan rumah yang akan ditindaklanjuti, masih kata Bupati Faida, diantaranya masih adanya remaja di Jember yang mengendarai motor tanpa memakai helm, serta perlunya tempat menyusui di tempat-tempat yang menjadi fasilitas umum.

Lebih jauh Bupati Faida menyatakan fasilitas jalan dan halte mendapat apresiasi paling tinggi dari tim penilai. Kedua fasilitas umum ini dinyatakan terawat dengan baik. “Tapi, masukkannya lebih banyak pada jalur pejalan kaki, karena ini juga bagian dari lalulintas,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Tim Penilaian Wahana Tata Nugraha Felix Iriantomo menjelaskan pihaknya belum bisa mengumumkan hasil penilaian, karena akan dilakukan penggabungan dengan penilaian yang dilakukan oleh Dishub Provinsi.

“Masih dikondisikan hasil akhirnya. Mudah mudahan saat Hari Perhubungan Nasional sudah bisa kita umumkan kota kota mana yang mendapatkan penghargaan Wahana Tata Nugraha,” jelas Felix.

Pihaknya telah memberikan beberapa catatan yang harus ditindaklanjuti oleh Pemkab Jember. Diantaranya masih ada penyeberang jalan yang tidak memanfaatkan jembatan penyeberangan. (*F2, Foto Izza)

No Response

Leave a reply "Kabupaten Pertama dengan Parkir Bagi Difabel"