Jember Kota Pandhalungan

Kapolres dan Dandim Minta Warga Hindari Kekerasan

Kehadiran Kapolres Jember, AKBP Sabilul Alif SH., MHum., SIK dan Dandim 0824 Jember, Letkol Inf. Muhammad Nas, bersama Bupati Jember, dr. Hj. Faida MMR, pada setiap kesempatan bertemu masyarakat secara langsung dimanfaatkan untuk berpesan kepada masyarakat agar supaya menghindari tindak kriminal.

Seperti yang disampaikan Kapolres siang tadi saat menghadiri peringatan Isra’ Mi’raj Rosulullah SAW di Ponpes Nurus Salam, Sumberwaru Sukowono. “Sampai sekarang masih marak tindak kekerasaan, pemerkosaan dan perilaku menyimpang lainnya termasuk mengkonsumsi miras, untuk itu melalui pondok dan tokoh ulama maupun masyarakat, dimohon kerjasamanya menekan angka kejahatan dan memerangi narkoba, hingga tercipta Jember yang aman dan tentram,” tegasnya.

Kapolres juga menegaskan bahwa hukum berlaku kepada siapapun, tidak pandang bulu. “Seperti tadi sewaktu perjalanan ke acara ini, saya masih melihat banyak penggunaan miras botol-botol minuman keras, masih banyak ditemukan, siapapun itu kalau aparat menemukan, maka tidak segan-segan ditindak sesuai hukum yang berlaku,” imbuhnya.

Miras juga sebagai penyebab timbulnya kekerasan dalam lingkungan masyarakat, bahkan sering membawa korban jiwa dan pemerkosaan anak dibawah umur. Pihaknya berharap masyarakat benar-benar turut serta dalam mengurangi angka kekerasan tersebut.

Sementara itu, pada kesempatan yang sama Dandim 0824, Letkol Inf. Muhammad Nas, menegaskan kepada seluruh masyarakat untuk tidak ikut-ikut menggunakan atribut, baik itu pakaian ataupun atribut lain yang menggunakan logo PKI (Partai Komunis Indonesia).

“Pertahanan negara ini, tidak hanya tergantung pada aparat atau TNI saja, tetapi juga dari masyarakatnya, kalau masyarakat sudah mulai mengikuti faham yang salah, maka pertahanan negara sudah rapuh, untuk itu saya minta maayarakat turut membangun pertahanan yang kuat, dan jangan menggunakan atribut PKI,” tegasnya. (Zikin)

No Response

Leave a reply "Kapolres dan Dandim Minta Warga Hindari Kekerasan"