Jember Kota Pandhalungan

Karnaval Tradisional, Menyatu Dalam Keberagaman

Dalam rangka memperingati HUT Republik Indonesia yang ke- 71 di Kabupaten Jember, untuk pertamakalinya Bupati Jember, dr. Hj. Faida, MMR., mengadakan karnaval Tradisional Jember dengan tema menyatu dalam keberagaman. Acara berlangsung dari garis start di GOR PKPSO dengan disaksikan Bupati Jember bwrsama Wabup dan sejumlah pejabat serta tamu undangan, menuju kearah barat, kemudian putar balik ke arah timur di depan pintu masuk RS Kaliwates, kemudian menuju ke arah timur sepanjang jalan Gajahmada yang berputar balik di depan KFC jl. Gajahmada lalu menuju GOR PKPSO kembali se garis Finish, tadi siang, sabtu (20/8/2016).

Acara di awali dengan laporan panitia dimana karnaval ini bermaksud dengan menumbuhkembangkan dan melestarikan seni budaya bangsa, membudayakan masyarakat Jember untuk peduli terhadap budaya, cerita sejarah yang terkenal secara nasional di daerahnya serta memberikan pengetahuan dengan tujuan menggairahkan masyarakat untuk mengingat kembali peristiwa tempo dulu dengan kegiatan yang bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari. Dengan tujuan menciptakan Citra positif Kabupaten Jember sebagai kabupaten yang peduli budaya serta sejarah dan kehidupan tempo dulu, meningkatkan Kabupaten Jember sebagai Kota Wisata dengan sub tema yaitu kepahlawanan, profesi, agama, kepudaan, olahraga, seni budaya, pembangunan, Bhineka Tunggal Ika.

Acara yang dimulai dari 12.30 hingga selesai ini di ikuti peserta yang berjumlah 90 defile dan hampir 5.000 orang peserta dimana juara pertama akan mendapatkan piala bergilir dimana juga peserta tidak di perkenankan melakukan atraksi yang berjangka waktu lama di tempat start karena banyak penonton yang sudah tidak sabar untuk menonton karnaval tradisional Jember.

Selanjutnya di sambung dengan sambutan Bupati Jember dimana baru kali ini setelah sekian lama hilang, kali ini acara yang dibanggakan oleh masyarakat Jember karnaval tradisional kembali berjaya di Jember menghibur masyarakat Jember mengedukasi masyarakat Jember memeriahkan hari kemerdekaan RI. Kesepakatan bagi masyarakat Jember untuk menggali sendiri budaya Jember menggali seni budaya asli Jember menggali kreativitas masyarakat Jember karena sejatinya merdeka adalah bebas berkreativitas merdeka adalah bebas berprestasi bebas berekspresi secara positif di Kabupaten Jember.

“Mengenang jasa para pahlawan pejuang-pejuang kita tidak cukup dengan mendengar ceritanya mudah-mudahan dengan ikut merasakan bagaimana perjuangan mereka termasuk dalam kegiatan karnaval tradisional kali ini dimana salah satunya tema tentang perjuangan pahlawan-pahlawan kita mengenalkan pesan-pesan beliau meneruskan semangat semangat beliau,” tuturnya.

Penonton yang menyaksikan tidak hanya di GOR saja melainkan juga di sepanjang jalan rute.

Karnaval tradisional Jember yang tidak lama lagi, apabila masyarakat sungguh-sungguh menyiapkannya ke depan tidak menutup kemungkinan karnaval tradisional Jember akan menjadi Event tahunan yang akan ditunggu masyarakat dunia bukan hanya masyarakat Jember, karnaval tradisional menjadi event yang layak ditonton oleh masyarakat dunia.

Bupati juga mengucap mengucapkan selamat kepada seluruh peserta yang dimana kemungkinan tahun depan akan diadakan karnaval khusus untuk belajar sehingga mereka dapat tampil dengan ekspresi ekspresi dan kreativitasnya.

Acara yang berlangsung dengan berbagai budaya, kostum juga kreativitas ini di ikuti oleh peserta dari seluruh SKPD, kecamatan kabupaten jember, lembaga pendidikan dan juga umum.

Bupati mengucapkan selamat dan sukses buat semua peserta karnaval bersatu dalam keragaman bersatu untuk masyarakat Jember yang lebih maju. (Mutia, Izza)

No Response

Leave a reply "Karnaval Tradisional, Menyatu Dalam Keberagaman"