Jember Kota Pandhalungan

Kemenag Jember Lakukan Kalibrasi dan Validasi Arah Kiblat di Pemkab Jember

Kementian Agama Jember melakukan kalibrasi dan validasi arah kiblat di Gedung Pemerintah Kabupaten Jember, Pendopo, dan rumah dinas Wakil Bupati pada Senin (24/10/2016). Hal ini dilakukan setelah Kemenag Jember mendapat surah permohonan yang ditandatangani oleh Bupati Jember, dr. Hj. Faida, MMR untuk melakukan kalibrasi dan validasi arah kiblat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jember. Hal ini dilakukan karena selama ini arah kiblat shalat di lingkungan Pemkab Jember hanya menggunakan perkiraan arah barat sehingga kurang presisi mengarah pada Ka’bah yang ada di Kota Mekah, Saudi Arabia.

Menurut Bagian Penyelenggaraan Syariah Kemenag Jember, Erwin Sulthony, Kemenag Jember sudah menindaklajuti surat permohonan dari bupati dengan langsung menghubungi Bagian Kesejahteraan Rakyat. Kemenag Jember sendiri sudah melakukan kalibrasi dan validasi di Pemkab sekitar 28 ruangan atau tempat, baik itu di mushola maupun di beberapa tempat yang digunakan untuk sholat.

“28 ruangan itu sudah termasuk yang ada di rumah dinas Wakil Bupati. Untuk pendopo, kami belum melakukan kalibrasi. Di pendopo sendiri rencananya ada empat ruangan akan kami kalibrasi. InsyaAllah, hari ini akan dilakukan kalibrasi di pendopo,” terang Erwin saat ditemui di kantonya, Rabu (26/10/2016).

Untuk mekanismenya, penjabarannya sendiri melalui koordinat Ka’bah di Mekah adalah 21°25°LU 39°39°BT. Sedangkan koordinat Jember 113°30°BT 8°00°LS. Setelah dihitung, Kemenag Jember telah menyepakati bahwa dari Jember arah menuju Mekah adalah 294°. Kemenag Jember menggunakan kompas yang lengkap disertai dengan rincian penunjuk yang presisi. Selain itu Kemenag Jember juga menggunakan alat manual untuk ketepatan yang lebih valid menggunakan logam dan menggunakan android dengan aplikasi GPS yang validitas arah kiblat ini lebih tepat.

“Biasanya orang menggunakan arah kiblat itu dengan mengarah pada arah barat sejati yang itu 270°. Jadi arah seperti itu kurang sesuai. Arah yang sudah dikalibrasi ini kurang 24° ke arah kanan,” imbuh Erwin.

Setelah itu, digunakan senter yang dapat menunjukkan arah kiblat. Setelah arah kiblat sudah sesuai, senter tersebut diarahkan ke atas yang menunjuk pada plavon. Nantinya di plavon ruangan itu akan dipasangi stiker bergambar panah yang menunjukkan arah kiblat yang sudah presisi itu. “InsyaAllah dengan menggunakan teknik yang sederhana ini kita sudah arah kiblat jadi lebih presisi. Tinggal menyesuikan sajadah dengan arah stiker yang terpasang di atas itu,” terang Erwin lagi.

Di sisi lain, Kemenag Jember sendiri sudah melakukan kalibrasi dan validasi di beberapa masjid di Kabupaten Jember. Kemenag Jember juga sudah melakukan sosialisasi untuk kalibrasi dan validasi arah kiblat. “Selama ini sudah banyak permintaan dari masyarakat untuk melakukan itu. Dan itu sudah kami lakukan. Syaratnya mudah, cukup dengan mengirimkan surat permohonan kepada Kepala Kemenag Jember untuk melakukan kalibrasi dan validasi. Lalu, kami akan menindaklanjuti dengan menghubungi masyarakat atau takmir masjid yang memerlukan hal tersebut. Kami akan selalu siap melakukan kalibrasi arah kiblat,” pungkas Erwin. (*f3)

No Response

Leave a reply "Kemenag Jember Lakukan Kalibrasi dan Validasi Arah Kiblat di Pemkab Jember"