Ketua RT dan RW adalah Mata dan Telinga Bupati

Momen silaturrahmi dengan Ketua RT dan RW menjadi ajang bagi Bupati Jember dr. Hj. Faida, MMR., untuk menyampaikan capaian 22 Janji Kerja. Termasuk janji kepada Ketua RT dan RW.

Silaturahmi pada Selasa (5/12/2017) dilakukan dengan sembilan Ketua RT dan RW di sembilan kecamatan yang dilangsungkan di dua pondok pesantren.

Sesi pertama bersama 2.943 Ketua RT dan RW dari lima kecamatan, yakni Bangsalsari, Rambipuji, Sukorambi, Panti, dan Ajung, yang diselenggarakan di Ponpes Annuriyah Kaliwining, Rambipuji, asuhan KH. Nurus Sholeh.

Sesi kedua digelar di Pondok Pesantren Darul Huda Andongsari Kecamata Ambulu asuhan KH. M. Nur Hadi Jawahir. Ketua RT dan RW yang hadir berasal dari Kecamatan Jenggawah, Ambulu, Tempurejo, dan Wuluhan. Ada 2.867 Ketua RT dan RW.

“Saya punya banyak PR (pekerjaan rumah) yang harus saya sampaikan kepada Ketua RT dan RW, dengan niatan agar kerja RT RW agak enteng,” kata Bupati di PP. Darul Huda terkait program – program pemerintah untuk masyarakat Jember.

Program – program pemerintah yang disampaikan bupati merupakan ikhtiar mewujudkan 22 Janji Kerja Bupati – Wakil Bupati.

Ikhtiar itu memerlukan sinergi dengan Ketua RT dan RW. “Ketua RT dan RW adalah mata dan telinga Bupati. Jika tidak melapor, Bupati “peteng” (tidak mengetahui, red),” Bupati saat di Annuriyah terkait peran Ketua RT dan RW dalam pelaksanaan program pemerintah.

Bupati pun menyampaikan banyak capaian dari 22 Janji Kerja. Termasuk peningkatan insentif ketua RT dan RW se-Kabupaten Jember yang menjadi janji kerja ke-18. “Ini yang ditunggu tunggu kan…,” kata Bupati, yang langsung dijawab kompak oleh Ketua RT RW sambil tepuk tangan.

Bupati pun melaporkan adanya program yang terpaksa dihentikan sementara karena adanya temuan praktek pungutan liar. Oknum pelaku pungli itu pun sudah mendapatkan sanksi.

Pengasuh PP. Darul Huda, KH. M. Nur Hadi mengibaratkan Ketua RT dan RW sebagai ranting yang menjadi tempat buah mangga menggantung.

“Jika Ketua RT – RW ini kuat, “buahnya” tidak akan jatuh, dan ibu bisa melanjutkan,” tutur KH. M. Nur Hadi tentang kepemimpinan dan realisasi 22 Janji Kerja.

Pengasuh PP. Annuriyah KH. Nurus Sholeh mengungkapkan rasa senang dengan penyelenggaraan pertemuan Bupati dengan ribuan Ketua RT dan RW.

“Dalam sejarah selama saya 65 tahun, adanya pemimpin bertemu langsung dengan pemimpin yang paling bawah adanya sekarang,” ungkap KH. Nurus Sholeh. (izza/*f2)

No Response

Comments are closed.