Jember Kota Pandhalungan

Kunjungi Jember, Delegasi Pakistan Kagumi Potensi Lokal

Delegasi Pakistan Indonesia Bisnis Forum (PIBF) dan Konsul Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Karachi Pakistan selama dua hari ini berkunjung ke Jember. Rombongan yang berjumlah sekitar 10 orang tersebut pertama kali disambut Wakil bupati Jember, Drs. KH. A. Muqiet Arif, Plt. Sekda, Drs. Bambang Haryono, dan beberapa pejabat di lingkungan Pemkab Jember serta jajaran pengurus harian Partai Hanura di Pendapa Wahya Wibawa Graha, Minggu pagi (16/10/2016).

Rombongan disambut hangat dan langsung diperkenalkan dengan berbagai potensi Jember serta produk lokal Jember, diantaranya kopi dan batik. Wabup, menyampaikan rasa terimakasih dan syukur atas kunjungan delegasi dari Pakistan, dan berharap bisa menghasilkan manfaat yang positif bagi Pemkab Jember, serta masyarakat Jember.
Wabup juga menyampaikan presentasi singkat tentang potensi wilayah, potensi wisata, potensi hasil bumi dan potensi produk lokal Jember. Presentasi Wabup Muqiet langsung ditanggapi positif oleh Ketua Delegasi PIBF, Zaman Zaki. Pihaknya mengaku senang dan bangga sudah bisa diterima dengan baik di Kabupaten Jember.

Menurut Zaman Zaki, dalam rangkaian berbagai kegiatan dan program-program yang sudah dilaksanakan antara Indonesia dan Pakistan melalui PIBF, sangat bermanfaat bagi kedua negara. Apalagi KJRI Karachi Pakistan, Drs. Hadi Santoso MA, sangat intens memperhatikan hal tersebut. Salah satu contoh kunjungan wisata ke Bali selama ini, dalam beberapa bulan terakhir ada ratusan wisatawan yang berkunjung ke Bali, dan kemungkinan besar bisa ditarik untuk berkunjung ke Jember juga. “plus minus 250 people to visit to Bali, and insyaallah after two month will be to visit to Jember as well as, i will discuss it and perhaps it’s realy to be come,” ujarnya.

Selain itu Zaman Zaki, menyampaikan berbagai potensi yang ada di Indonesia dan Pakistan cukup terbuka lebar untuk dikerjasamakan. Apalagi selama ini sudah terjalin kerjasama perdagangan juga yang difasilitasi oleh Hen’s Co Surabaya. Sehingga pihaknya berharap tali silaturahmi dan kerjasama ini tetap bisa diteruskan bahkan ditingkatkan. Hal ini juga dibenarkan Direktur Utama Hen’s Co, Mr. Hendrik, bahwa sudah sejak 12 tahun terakhir ini ekspor impor sejumlah potensi lokal perkebunan dan pertanian sudah berjalan baik dengan Pakistan.

Dan jika sekarang pihaknya beserta rombongan diterima dengan baik di Jember, kedepan diharapkan kerjasama semakin meningkat. Dan secara tidak langsung bisa turut meningkatkan prekonomian masyarakat Jember. Apalagi jika kunjungan wisata ke Jember meningkat, potensi lokal juga mampu menembus pasar ekspor, maka secara langsung prekonomian masyarakat terdongkrak pertumbuhannya.

“Saya sampaikan terimakasih banyak kepada Bapak Wabup, yang sudah dua kali ini menerima kita, dan menyambut baik rombongan kita, yang kedua juga kepada pimpinan Partai Hanura Jember, yang sudah memfasilitasi kunjungan kita semua,” tuturnya.

Kunjungi Potensi Jember

Selama dua hari di Jember delegasi PIBF dan KJRI berkunjung ke sejumlah potensi daerah di Jember. Diantaranya di industri tembakau Kemuning, Jenggawah, industri kerajinan aksesoris di Balung Tutul, industri batik Notohadinegoro, industri cerutu PT. Boss Image Nusantara Jubung Sukorambi, industri frozzen vegetables PT. Mitra Tani XXVII dan ramah tamah di Cafe Rollas jalan Gajah Mada.

Pada hari pertama, rombongan dengan didampingi Wabup mengunjungi Gudang Tembakau UD. Kemuning Sari di Kecamatan Jenggawah, rombongan yang disambut hangat oleh pimpinan dan karyawan pabrik di perkenalkan berbagai jenis daun tembakau berkualitas. Rombongan juga melihat sendiri saat ratusan buruh pabrik sedang sibuk bekerja dimana proses memilih dan memilah daun tembakau.

Dalam kunjungan ini, Wabup Muqiet mendekati sejumlah buruh pabrik yang mayoritas adalah ibu-ibu separoh baya. Wabup dengan hangat menyapa dan menanyakan jam kerja masuk, jam kerja pulang dan istirahat. Bahkan Wabup juga menanyakan aksesories yang digunakan diatas kepala berupa bendera kecil berwarna kuning, ada juga yang hijau dan merah kepada sejumlah buruh pabrik. Dan tak lupa berpesan agar melakukan pekerjaan dengan sebaik – baiknya.

Hampir semua buruh pabrik tidak menyangka bahwa yang berada dihadapan mereka adalah Wabup, begitu tau bahwa yang dihadapan mereka adalah Wabup Muqiet, sontak suasana gudang riuh, dan pada berhamburan minta untuk foto bersama.

Kunjungan kemudian dilanjutkan ke IMDA Handicraft di Kecamatan Balung, disana rombongan diperkenalkan berbagai aksesories mulai dari gelang, kalung, keris, dan berbagai aksesories kerajinan tangan lainnya yang dibuat oleh masyarakat Balung. Para anggota rombongan terlihat kagum dengan berbagai aksesories kerajinan tangan yang ada di Jember tersebut.

Beberapa dari mereka juga menanyakan mulai dari nama, kegunaan, bahan baku, harga, hingga proses pembuatan, dari aksesories tersebut. Semua takjub dan tertarik akan proses serta hasil jadi dari semua kerajinan yang ada.
Usai berkunjung di pusat kerajinan di Balung, rombongan singgah di Dira Shoping Centre milik H Ponimin, Ketua Dewan Pakar Partai Hanura. Dan dilanjutkan pada malam harinya menghadiri ramah tamah di cafe Rollas jalan Gajah Mada Jember.

Sementara pada hari kedua, Senin (17/10/2016) kunjungan dilanjutkan ke industri Batik Notohadinegoro, Mitra Tani 27 dan Boss Image Nusantara. Pada hari kedua ini Wabup Jember, Drs. KH. A. Muqiet Arif masih turut mendampingi. Dalam kunjungannya rombongan mengambil rute mulai dari Batik Notohadinegoro. Kemudian dilanjutkan ke PT. Mitra Tani 27. Dan terakhir di Boss Image Nusatara (BIN).

Di perusahan Boss Image Nusantara yang merupakan perusahaan tambakau penghasil cerutu ini, para rombongan langsung menuju ruang pertemuan yang telah disediakan untuk kemudian mendapatkan penjelasan atau presentasi oleh pihak BIN. Nampak juga dalam presentasi tersebut ditayangkan video tentang bagaimana proses penanaman tembakau mulai dari benih, perawatan tanaman tembakau, pemanenan, pemisahan grade, hingga proses pembuatan cerutu yang ada di perusahaan BIN ini.

Seusai mendapatkan penjelasan tentang BIN dan proses produksi, Rombongan nampak diajak langsung ikut serta menuju pabrik, yang mana disana juga sedang berlangsung proses produksi cerutu oleh para buruh pabrik. Tidak hanya melihat dan memperhatikan proses produksinya. Sejumlah rombongan juga turut ikut membantu dan mencoba untuk melakukan serangkaian tahapan proses produksi pembuatan cerutu.

Dalam kesempatan ini wabup menyempatkan wawancara kepada sejumlah media, dalam wawancaranya wabup menjelasakan bahwa selama 2 hari ini Pemkab Jember telah memperkenalkan berbagai potensi yang ada kepada PIBF. “Dari kunjungan selama 2 hari ini meraka lebih tertarik pada temabaku, manik manik dan berpotensi untuk membuka potensi perdagangan,” jelasnya.

Selain itu juga ditambahkan oleh Wabup bahwa rombongan lebih tertarik pada produk tembakau dengan kualitas atau grade yang lebih rendah. Selain itu ada juga ketertarikan kepada produk pinang, namun sayangnya di Jember belum ada, sehingga hal ini menjadi suatu hal yang sangat menarik untuk kemudian dijadikan sebagai komoditi. Karena permintaan di Pakistan sangat besar untuk kemudian diproses menjadi permen. (*)

No Response

Leave a reply "Kunjungi Jember, Delegasi Pakistan Kagumi Potensi Lokal"