Layani Pegawai Tanpa Pungli, Bupati Faida Terima Penghargaan

Pembinaan dan penataan birokrasi di Kabupaten Jember mendapat apresiasi dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Ini terlihat dari penghargaan yang diterima Bupati Jember dr. Hj. Faida, MMR., Selasa (30/1/2018) malam, dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jawa Timur.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur menilai Bupati mampu meningkatkan kualitas layanan kepegawaian.

Kepala BKD Provinsi Jawa Timur Siswo Heroetoto, S.H, M. Hum., M.M. menjelaskan peningkatan pelayanan di kepegawaian Kabupaten Jember berhasil menghilangkan pungutan liar atau pungli.

“Kami memberikan apresiasi kepada Bupati Jember untuk menjadikan Jember sebagai miniatur Jawa Timur untuk pelayanan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bebas korupsi,” kata Siswo di Hotel Dafam Lotus Jember.

Penghargaan tersebut diberikan dalam rapat koordinasi penyelesaian kenaikan pangkat periode 1 April 2018 organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan kabupaten/kota se – Jawa Timur.

Penghargaan lian yang diterima bupati yakni penghargaan atas pelaksanaan pelayanan kepegawaian berbasis paper less atau layanan tanpa berkas kertas.

Dalama acara tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui BKD Provinsi Jawa Timur memberikan SK kenaikan pangkat periode 1 April 2018.

Secara simbolis SK tersebut diserahkan kepada Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (BKPSDM) Pemkab Jember Ir. Ruslan Abdul Gani.

Pada periode April 2018, Kabupaten Jember mengusulkan kenaikan pangkat sebanyak 1.011 PNS.

Siswo berharap ASN menjadi lebih profesional dan berprestasi, karena akan menjadi tiang untuk pembangunan yang lebih bagus lagi dengan SDM yang profesional.

Pengharagaan ini menunjukkan komitmen Bupati Jember dalam bekerjasama melayani ASN bebas pungli tanpa berbelit belit dan secepat mungkin.

Bupati Faida dalam sambutannya mengungkapkan tekad membangun Bumi Pandhalungan.

“Yakinlah, tidak ada butiran keringat yang jatuh sia sia. Sejatinya, perjuangan membangun suatu wilayah dimulai dari membangun perjuangan sumber daya manusiannya,” tutur bupati. (mutia/*f2)

 

 

No Response

Comments are closed.