Jember Kota Pandhalungan

Lebih Efisien Waktu dan Tidak Melelahkan

Bupati Jember MZA. DJalalJember Kita. Dari kejauhan nampak sebuah pesawat, terlihat sangat kecil, semakin lama semakin terlihat besar, suara riuh di udara semakin keras, membuat telinga semakin berdengung tatkala sang Garuda mendarat di Lapangan Terbang Hadinotonegoro.

Gemuruh suara pesawat semakin membuat antusias masyarakat untuk mendekat, melihat dan ada juga sebagian orang yang mengabadikan moment tersebut. Kedatangan pesawat jenis  ATR 72-600 disambut meriah oleh sekelompok anggota JFC yang telah mengenakan kostum khas-nya, dan drumband yang juga turut berpartisipasi menyambut kedatangan pesawat tersebut di Kota Jember.

Pesawat ATR 72-600 merupakan pesawat buatan perancis yang berkapasitas 70 orang. Pesawat inilah yang akan melayani para penumpang dengan rute penerbangan Jember – Surabaya, dan sebaliknya.

Antusiasme masyarakat sangat terlihat tinggi, hal itu dibuktikan dengan habisnya jumlah tiket dalam penerbangan pertama. Menurut salah seorang penumpang penerbangan pertama terlaksana dengan baik, seperti yang dikatakan Eli, salah seorang penumpang dari Surabaya menuju ke Jember, baginya penerbangan menuju Jember sangat menyenangkan.

Betapa tidak, perjalanan Surabaya – Jember, yang biasanya memerlukan waktu 5 hingga 6 jam, hanya cukup ditempuh setengah jam saja sudah sampai. Singkatnya waktu perjalanan ini, jelas memberikan keuntungan lebih, baik dari efisiensinya maupun kondisi tubuh, yang tidak akan terlalu lelah.

“Dari Surabaya ke Jember sekitar 30 menit-an, penerbangannya sangat menyenangkan, karna kan terbangnya tidak terlalu tinggi, jadi pemandangannya sangat jelas terlihat, apalagi memasuki kota Jember, pemandangannya luar biasa indah,”ujarnya.

Meski pesawat ATR72-600 tersebut tergolong pesawat yang berukuran sedang, namun tidak mengurangi kenyamanan para penumpang saaat sedang melakukan perjalanan. Seperti yang dikatakan Andra, baginya meski kabinnya tidak terlalu luas, namun kenyamanan saat perjalanan sangat ia rasakan.

Hal yang sama juga dirasakan Rahma, baginya selain kenyamanan saat perjalanan menuju Jember, hal terpenting lainnya ialah efisiensi waktu, “biasanya dari Surabaya ke Jember itu bisa sampai 5 jam, ini hanya ditempuh dalam waktu 30 menit-an lah, nyaman, dan lebih cepat sampai di Jember”tegasnya.

Saat ini penerbangan memang dilakukan hanya 1 kali dalam sehari, yakni penerbangan dari Surabaya ke Jember dan sebaliknya, namun tidak menutup kemungkinan jika intensitas penerbangan semakin tinggi bisa dilakukan penerbangan lebih dari itu, tergantung bagaimana perkembangannya. (*)

No Response

Comments are closed.