Kerja Nyata

MANCING BARENG RAMAIKAN JME DI KECAMATAN ARJASA

Beragam cara dilakukan oleh masyarakat pinggiran untuk ikut menyemarakan kegiatan Jember Multi Event (JME), seperti dilakukan oleh Komunitas Pecinta Lingkungan (Kopling) Desa Candijati Kecamatan Arjasa dan Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI Kabupaten Jember mengadakan kegiatan mancing bareng di Sungai Kamal Dusun Klanceng Desa Kamal Minggu (8/9).Uniknya, sebanyak 10 ribu ekor lele siap untuk dikomsumsi sengaja ditebar di sungai tersebut,hal ini jelas mengundang minat ribuan warga di dua desa yakni Desa Kamal dan Desa Candijati Kecamatan Arjasa untuk berebut memancing.

Hal itu dibenarkan oleh Jumantoro Ketua HKTI Kabupaten Jember usai melakukan mancing bareng bersama masyarakat, mancing bareng itu sekaligus untuk mengkampanyekan gerakan makan ikan khususnya ikan air tawar.Gagasan mancing bareng ini, diakui oleh Jumantoro, adanya keprihatinan melihat kondisi sungai tidak lagi terjaga kebersihannnya.Apalagi sungai memiliki banyak manfaat bagi manusia tidak hanya untuk mengairi sawah saja tapi juga sungai sebagai sumber protein hewani yakni ikan, karena itu keberadaan  sungai harus tetap dijaga kebersihan dan keindahannya.

“Mancing bareng ini merupakan  bentuk kepedulian dari HKTI Kabupaten Jember dan Kopling Desa Arjasa Kecamatan Arasa, ikan air tawar itu selain harganya lebih murah jika dibanding ikan laut ataupun daging sapi.Selama ini masyarakat masih bergantung tempe dan tahu untuk konsumsi keseharian, padahal saat ini kedele harganya melambung karena naiknya kurs dolar Amerika.Setidaknya mancing bareng ini untuk mengingatkan kembali  kepada masyarakat yakni sungai sebagai sumber protein, jadi  sebaiknya sungai jangan dikotori demi kelangsungan habitat ikan.

Jumantoro juga menyesalkan, selama ini ditengarai masih ada saja masyarakat menggunakan racun  maupun setrum  untuk mencari ikan di sungai.Akibatnya sungai tidak lagi dilirik oleh pemancing dari luar dan mereka lebih memilih untuk memancing dilaut, tak salah jika mancing bareng itu juga merupakan upaya mengajak kembali untuk memancing di sungai ( goes to rivers).Kegiatan mancing bareng itu mengundang pengurus HKTI wilayah  tapal kuda seperti dari  Kabupaten Bondowoso, Kabupaten Banyuwangi, Kabupaten Situbondo dan Kabupaten Lumajang, selain itu juga dihadiri muspika Kecamatan Arjasa dan dinas pertanian Kabupaten Jember.

“Tidak hanya sekedar mancing bareng tapi juga ada kegiatan diskusi  membahas persoalan pertanian  dan diikuti oleh perwakilan petani dari Desa Candijati Kecamatan Arjasa, mumpung ada Pak Hari Wijayadi KepalaDinas Pertanian Jember dan HKTI dari luar Kabupaten Jember.Kedepan agar kondisi sungai di Kabupaten Jember ini lebih terawat dan terjamin kebersihannya, maka saya usulkan kepada Pak Djalal agar dibuat peraturan daerah (Perda) mengenai sungai.Apalagi Kabupaten Jember ini memiliki banyak sungai, seharusnya sungai lebih diperhatikan  karena memiliki banyak manfaat bagi manusia,”imbuh  Jumantoro.(winardyasto)

No Response

Comments are closed.