Jember Kota Pandhalungan

Matangkan RPJMD, Pemkab Gelar Diskusi Publik

Bertempat di aula Balai Diklat Pemkab Jember, di seputaran GOR PKPSO Kaliwates, pagi tadi, Kamis (9/6/2016) dilaksanakan Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RPJMD 2016-2021. Acara yang terselenggara oleh peran Bappekab tersebut langsung dihadiri oleh Bupati Jember, dr. Hj. Faida MMR bersama Wabup Jember, Drs. KH. A. Muqit Arief bersama seluruh kepala SKPD dikabupaten Jember.

Plt. Sekretaris Kabupaten Jember, Drs. Bambang Haryono dan seluruh camat juga nampak hadir memenuhi ruangan aula tersebut. “Meningkatkan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih serta profesionalisme merupakan tujuan diskusi ini di gelar,” ujar Bupati Faida.

Selain dihadiri pejabat teras Pemkab, anggota DPRD juga nampak mengikuti diskusi hingga selesainya acara. Sementara itu Kepala Bapekkab Jember, Dr. Drs. H. Edy Budi Susilo Msi. Menyatakan bahwa pihaknya bersama dengan Bupati, Wabup beserta seluruh jajaran Pemkab dan tim konsultan, sedang berupaya secara maksimal mengimplementasikan seluruh janji kerja Bupati dan Wabup.

“Penyusunan awal RPJMD masih mengikuti UUD No. 25 tahun 2004 tentang Pembangunan Nasional dan Sesuai dengan UUD 45 yang berlaku,” ujarnya.

Penyusunan RPJMD ini benar di atur. Sehingga dalam Kesempatan ini pihaknya menyakinkan terealisasinya janji kerja tersebut.

Dalam kesempatan ini Bupati menyampaikan 22 janji lima tahun kedepan yang nantinya dapat membangun Jember lebih baik lagi. Sebagai contoh diantaranya memberikan sekolah gratis hingga tingkat SMA/SMK yang Angka Partisipasi Murni (APM) SD/MI saat ini 99,97% pada akhir RPJMD mencapai 100%. SMP/MTS saat ini 79,04% pada akhir RPJMD menjadi 100% dan untuk SMA 49,85% dan pada akhir RPMJ menjadi 100%. Sedangkan angka partisipasi kasar (APK) SD/MI saat ini 112,70% pada akhirnya bisa 115,00%, SMP/MTS saat ini 106,24% akhir RPJMD menjadi 107,00%, SMA 69,95% akhir 100%. Meningkatkan mutu pendidikan diniah atau madrasah dan pondok pesatren serta memperkuat jaringan masjid dan pondok pesatren sebagai pusat informasi dan pendidikan publik hal ini dilakukan untuk meningkat kualitas kehidupan beragama dan berkerukunan antar umat beragama dalam rangkaewujudkan jember yang beriman dan bertakwa.

Dana Desa Bisa Cair

Berkaitan dengan dana desa, siang tadi seusai menghadiri diskusi publik kepada wartawan, Bupati Faida menegaskan bahwa semua administrasi pencairan sudah ditandatangani oleh Bupati apa bila semua berkas berkasnya lengkap, Bupati menegaskan kepada Bagian Pemdes dan Keungan untuk memberikan bantuan konsultasi administrasi dan memberikan umpan balik kepada setiap kepala desa untuk segera mencairkan. karena saat ini masih sekitar 78 desa yang masuk di keuangan sisanya masih dikoreksi oleh Pemdes dan selebihnya masih dalam proses. 

Bupati berharap agar kecamatan turut membantu desa untuk percepatan, dikarenakan ada perubahan peraturan, Bupati mengklarifikasi adanya isu keterlambatan dan hambatan pencairan dari Bupati bahwa itu tidak benar.

“Karena Bupati sayang kepada masyarakat buktinya dimasukkan dalam misi, visi serta janji kerja Bupati,” tuturnya.

Terlambatnya proses pencairan dana desa, menurutnya tidak disebabkan dirinya atau Pemkab karena masa transisi saja, namun karena ada perubahan regulasi di pusat saja, sehingga unsur kehati-hatian dilakukan supaya tidak salah.

Sementara itu, Kades Jubung kecamatan Sukorambi, Bhisma Perdana, SH.MH salah satu peserta, mengungkapkan, untuk masalah administrasi yang kurang bisa lebih diketahui lebih awal agar proses pencairan dapat di cairkan lebih cepat. Karenanya yang mendapat hambatan atau tidak dapat dicairkan, memang murni karena kurang lengkapnya berkas yang ada. (Zikin, Mutia)

 

No Response

Leave a reply "Matangkan RPJMD, Pemkab Gelar Diskusi Publik"