MELALUI SUMPAH PEMUDA, MENUJU GENERASI MUDA INDONESIA DALAM KOMUNITAS ASEAN 2015

Kabupaten Jember hari ini turut memperingati hari sumpah pemuda yang ke-84, yang berpusat di alun-alun Kabupaten Jember, 28/10. Wakil Bupati Jember, Kusen Andalas, selaku inspektur upacara Peringatan Sumpah Pemuda yang mengangkat tema “Kita mantapkan kemandirian kreativitas dan identitas kebangsaan menuju komunitas Asean 2015”.

Dalam sambutannya Wabup Jember, Kusen Andalas, mengatakan bahwa setiap kali sumpah pemuda diselenggarakan, hendaknya harus dimaknai dengan semangat juang pemuda yang besar, bukan hanya dirayakan sebagai rutinitas belaka, sehingga akan kehilangan esensi yang sesungguhnya.

Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-84 tahun ini mengangkat tema “Kita mantapkan kemandirian kreativitas dan identitas kebangsaan menuju komunitas Asean 2013”. Dimana Tema tersebut mengandung makna bahwa langkah menuju Indonesia yang berdaya saing dan bermartabat tergantung pada karakter pemuda yang kokoh serta mengedepankan akhlak mulia di atas semangat persatuan dan kesatuan Indonesia.

Karakter seperti inilah yang bercirikan semangat patriotik, jiwa nasionalis, jati diri yang mengakar, berwawasan luas, kecerdasan yang mencerahkan, kepedulian yang merekatkan, serta keteguhan untuk bersatu yang dinaungi oleh nilai-nilai Pancasila dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Oleh karena itu, lanjutnya, semua harus mempersiapkan para pemuda Indonesia di segala bidang, di setiap pelosok Indonesia, untuk bisa bersaing dan memenangkan persaingan tanpa kehilangan akar budayanya. Negara akan berupaya untuk mendukung secara aktif terbentuknya wirausahawan muda di Indonesia. Dari aktivitas kewirausahaan tersebut, diharapkan negara dapat memperoleh pemasukan dari pajak untuk memajukan perekonomian negara serta pembangunan bangsa. “Mari kita tunjukka kepada masyarkat dunia, bahwa pemuda Indonesia adalah pemuda-pemudi yang berdaya guna, mampu bersaing, serta mempunyai karakter patriotic nasional yang besar”. Tegasnya dalam sambutan tersebut.

“Kita mendorong dan aktif mempersiapkan orang muda untuk memasuki atau menjadi wirausaha, menciptakan lapangan kerja untuk dirinya dan untuk orang lain, memutar perekonomian Indonesia dan memajukannya, bukan saja hanya pada level nasional, tetapi juga pada level Internasional atau paling tidak pada level ASEAN,” jelasnya. (tgh/humas)

No Response

Comments are closed.