Jember Kota Pandhalungan

MENANTI STADION BERTARAF INTERNASIONAL

Jember bakal mensejajarkan diri dengan beberapa kota di Jawa Timur yang selama ini kerap menyelenggarakan pertandingan sepakbola bertaraf nasional, juga internasional.  Saat ini pembangunan stadion kebanggaan masyarakat Jember tersebut, sudah mencapai 70 %.

Dilihat dari capaian pembangunannya yang sudah hampir 70 %, pembangunan stadion berkapasitas 30 ribu penonton, yang berada di dalam komplek olahraga Jember Sport Garden (JSG) ini bisa selesai tahun ini. Namun jika tidak, harus ada alasan-alasan kuat yang menyebabkan terhambatnya penyelesaian stadion tersebut.

Penyelesaian stadion termegah di kawasan timur Jawa Timur ini, sudah memasuki tahap finishing, hanya bagian atap saja yang dianggap paling berat. “Kita berharap selesai. Andaikan tidak selesai, harus ada alasan kuat. Tapi melihat kondisi seperti itu saya optimistis akan selesai. Tinggal finishing atap saja,” ujar Bupati MZA Djalal, usai meninjau lokasi stadion, Senin (21/10/2013) lalu.

Pembangunan stadion sepakbola di dalam komplek olahraga JSG yang dibangun di atas lahan seluas 50 hektar ini, melibatkan 1000 pekerja lebih. Sebagian besar pekerja pembangunan stadion ini, berasal dari luar Jember.

Pekerja-pekerja itu sengaja didatangkan dari luar daerah, karena memiliki keahlian dalam menangani proyek sebesar JSG. “Kami melibatkan warga lokal dominan. Namun, warga lokal jarang yang berminat over time (lembur). Jadi kami melibatkan pekerjaan dari luar, dari Jawa Tengah, Lumajang, yang biasa ke luar kota dan luar Jawa. Pekerjaan lembur jadi hal biasa,” kata Sri Hutomo, Manajer Konstruksi.

Dikatakan, semua kendala yang kemungkinan muncul dalam proses penyelesaian pembangunan, berusaha diatasi. Karena seperti diketahui, penyelesaian pembangunan stadion ini, bersamaan dengan datangnya musim hujan untuk kawasan Jember dan sekitarnya.

“Namun kami sikapi dengan pekerja dari luar. Kami masih optimistis. Apalagi material sudah tersedia semua, tinggal merakit dan memasang. Material dari luar negeri sudah siap, material pabrikan juga sudah,” ungkapnya.

Untuk lapangan bola atau stadionnya yang tinggal penyelesaian akhir saja, mulai dari ukuran lapangan sampai rumput yang digunakan, semuanya berstandar FIFA.  “Semua sebenarnya on going, cuma belum selesai, seperti atap, finishing masih proses. Kalau lapangan bola sudah, tinggal menunggu rumput tumbuh,” kata Sri Hutomo, Manajer Konstruksi seraya mengatakan, pengerjaan tinggal atap dan lintasan.

Direncanakan, peresmian stadion ini direncanakan akan diramaikan dengan hiburan atau mengundang tim sepakbola pelajar dari luar, paling tidak Asean. Stadion yang terletak di Kecamatan Ajung ini, merupakan yang terbesar di wilayah Tapal Kuda, bahkan mungkin untuk Jawa Timur, kapasitasnya setara dengan stadion Malang, Sidorajo, dan Surabaya.

“Untuk ukuran Jawa Timur, mungkin yang punya kapasitas seperti Jember hanya Surabaya, Sidoarjo, Malang. Tempat lain tidak ada. Ini untuk menggelar pertandingan internasional. Nanti kita pikirkan bareng, apakah bentuk peresmian dengan hiburan atau pertandingan sepakbola. Kami berharap mendatangkan klub sepakbola luar untuk usia pelajar,” tambah Bupati Djalal. (Indra GM)

No Response

Comments are closed.