Jember Kota Pandhalungan

Mendekati Hari Guru, PGRI Jember Gelar Sarasehan Pendidikan

PGRI (Persatuan Guru Republik Indonesia) Kabupaten Jember mengadakan acara sarasehan dengan tajuk “Bedah Pendidikan Jember” di Hotel Aston, Kamis (10/11/2016) pagi. Acara ini dihadiri oleh praktisi dan akademisi bidang pendidikan di Jember. Dari kalangan praktisi terdapat Kepala SD/SMP/SMA di Kabupaten Jember dan Kepala UPT Pendidikan di beberapa Kecamatan. Sedangkan kalangan akademisi diwakili oleh Dr. Sukidin, M.Pd (Dosen FKIP-Universitas Jember) dan Dr. Tanzil Huda, M.Pd (Dosen FKIP-Unmuh Jember). Selain itu hadir pula Asisten Perekonomian dan Kesra Pemkab Jember, Drs. H. Muh. Thamrin mewakili Bupati Jember yang berhalangan hadir.

Menurut Drs. Supriyono, SH, MM, Ketua PGRI Jember, acara ini diadakan sebagai rangkaian kegiatan untuk memperingati Hari Guru Nasional yang jatuh pada 25 November 2016 nanti, Hari Aksara Internasional, dan HUT PGRI yang ke-71. Selain itu, PGRI Jember juga ingin membedah berbagai persoalan yang terdapat pada dunia pendidikan di Kabupaten Jember. “Terutama soal pembiayaan pengelenggaraan pendidikan. Menurut Bupati Faida, sekolah tidak boleh memungut dan membebankan biaya apapun kepada siswa. Hal ini sudah berlaku sejak Tahun Ajaran 2016/2017,” terang Supriyono.

Permasalahan biaya sekolah gratis sebagai salah program Bupati Faida ini sempat menimbulkan kegaduhan di kalangan masyarakat dan para praktisi di dunia pendidikan. Selain itu, permasalahan kesejahteraan guru honorer yang mendapat gaji di bawah standar juga dibahas dalam sarasehan ini. Menurut data PGRI, di Kabupaten Jember terdapat sebanyak 3000 lebih guru honorer yang menerima tunjangan sebanyak 250 ribu per bulan dari Pemda. “Kesejahteraan guru honorer juga harus kita perhatikan,” imbuhnya.

Selain itu, mulai bermunculan permasalah biaya personal dan operasional yang dialami oleh beberapa sekolah. “Oleh sebab itu, kami berharap akan ada masukan dari para Kepala Sekolah terkait berbagai permasalahan yang dialami ini berlangsung. Kita akan mengkaji lebih dalam agar berbagai permasalahan yang ada segera tuntas. Meski tidak selesai semua, setidaknya sudah ada ikhtiar dari kami. Hasil dari sini akan kami sampaikan kepada bupati untuk dikaji lebih dalam tentang pendidikan di Kabupaten Jember,” pungkas Supriyono. (*f3)

No Response

Leave a reply "Mendekati Hari Guru, PGRI Jember Gelar Sarasehan Pendidikan"