Menuju Kota Wisata Internasional

944 views

Perlahan namun pasti, Jember terus bergerak untuk mewujudkan impiannya menjadi kota tujuan wisata yang lebih representatif. Tak hanya cukup nasional, Jember bahkan berusaha memantapkan diri sebagai daerah tujuan wisata internasional.

Modal awal untuk meraih itu semua paling tidak sudah dimiliki Jember. Ini setidaknya bisa dilihat dari ditetapkannya Jember sebagai Kota Karnaval oleh Kementrian Pariwisata.

Melalui event Jember Fashion Carnival (JFC) yang digagas Dynand Fariz, nama Jember akan semakin dikenal dan diperhitungkan di kancah internasional. Harapan besar ini terungkap dari pernyataan Presiden Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), saat berkunjung ke Jember selama dua hari (12 – 13/8/17).

Kepada sejumlah wartawan, Presiden Jokowi menjelaskan, Jember Festival Carnival (JFC) yang menjadi Icon Jember, ke depan akan diikuti dengan karnaval lain tingkat nasional.

“Jember sudah menjadi kota karnaval Indonesia, bukan hanya Jember, tapi sudah menjadi Icon Indonesia,” ujar Presiden Jokowi kepada sejumlah wartawan di SMPN 7 Jember, dalam acara penyerahan Karu Indomesia Pintar (KIP), 13/8/2017.

Untuk pembuatan karnaval tingkat nasional ini, Presiden akan meminta Menteri Pariwisata, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan berkolaborasi dengan Dynand Fariz, sang kreator JFC.

“Saya minta menteri pariwisata, menteri pendidikan kebudayaan untuk membikin yang tingkat Indonesia guna dipromosikan pada tingkat internasional dalam rangka pariwisata,” imbuhnya.

Karnaval tingkat internasional yang akan digelar nantinya, rencananya akan dibuat berbeda dengan biasanya, yang digelar setiap tahun sekali. Menurut Presiden, karnaval tingkat internasional ini direncanakan digelar setiap tiga tahun sekali.

“Ini akan kita bicarakan siang ini (13/8) Pak menteri masih ada, pak menpar masih ada, mas Dynand juga masih ada,” tambah Presiden.

Potensi kewisataan ini, lanjut presiden, benar-benar harus dikembangkan agar dapat memberi manfaat yang lebih besar kepada masyarakat.

“Kita memiliki potensi dan kekuatan dalam hal industri kreatif, utamanya karnaval. Pernik-perniknya banyak sekali, dan ini bisa dipakai untuk mengembangkan ekonomi, industri kreatif yang ada di bawah,” pungkasnya.(*Ind)

No Response

Comments are closed.