Jember Kota Pandhalungan

Miniatur Jember Di Rest Area Jubung

Rest Area Jubung Awalnya keberadaan rest area di ruas jalan utama propinsi hanya sekedar tempat untuk bersantai, mengingat letaknya cukup strategis. Namun rest area yang berada di kawasan hutan jati milik Perhutani di Desa Jubung Kecamatan Sukorambi itu kini berubah menjadi miniatur Jember.

Demikian dikatakan Bupati Jember Ir.MZA Djalal M.Si, saat melakukan kegiatan gowes Jum’at pagi bersama jajaran satuan kerja perangkat daerah (SKPD) Pemkab Jember di tempat tersebut. Jika dikatakan rest area sebagai miniatur kota Jember jelaslah tidak berlebihan, pasalnya Dinas Perindustrian Perdagangan dan ESDM Pemkab Jember, sejak beberapa tahun terakhir memberi perhatian lebih selain juga menyediakan sejumlah fasilitas di tempat tersebut.

Saat dikonfirmasi Dra. Anis Prihatin, MM Kabid Industri Dinas Perindustrian Perdagangan ESDM Pemkab Jember membenarkan hal tersebut, rest area sendiri saat ini sudah menjadi ikon Kota Jember. Jember Rest Area ini, bahkan tidak pernah sepi dari pengunjung kendati bukan hari libur sekalipun.

Tak heran jika Dinas Perindustrian Perdagangan ESDM Pemkab Jember memanfaatkan tempat itu sebagai sarana untuk mempromosikan produk lokal seperti kerajinan, batik, maupun makanan, ide kreatif itu ternyata mendapat sambutan luarbiasa dari masyarakat Kabupaten Jember maupun pengunjung dari kabupaten lain.

“Banyak hal ditawarkan kepada masyarakat ketika beristrihat melepaskan lelah bersama keluarga di rest area ini, mereka bisa berbelanja produk khas Kabupaten Jember seperti kerajinan manik-manik dari Kecamatan Balung, sangkar burung Kecamatan Sukowono, batik  Kecamatan Sumberjambe.Perwajahan rest area saat ini jauh lebih semarak dan menarik dan menjadi daya tarik tersendiri bagi siapapun untuk datang ketempat tersebut, selain terdapat 16 kios tempat menjual berbagai produk bercirikan Jember dan pusat jajan serba ada (pujasera) nantinya di rest area ini juga bakal dilengkapi sarana bermain untuk anak-anak,”ungkap Anis.

Tidak hanya itu, Anis menambahkan, Dinas Perindustrian Perdagangan ESDM Pemkab Jember kelak punya keinginan rest area juga bisa menjadi tempat bagi pedagang kaki lima (PKL) untuk berjualan. Mengingat selama ini terlihat PKL menggelar dagangannya di luar tembok rest area, diharapkan ketika PKL memindah dagangannya di dalam tempat tersebut maka tempat istirahat, bersantai dan bermain itu terlihat lebih cantik. Di malam hari tempat tersebut tidak lagi sepi dan gelap bahkan pengunjung merasa betah untuk berlama-lama bersantai, karena ditunjang fasilitas penerangan jalan memadai.

“Tiap hari Jumat menjelang sore hari rest area merupakan surga bagi penggemar burung berkicau di Kabupaten Jember karena selalu ada lomba, memang lokasinya tidak hanya mudah dijangkau, tapi udaranya cukup sejuk, karena dikelilingi oleh pepohonan rindang milik Perhutani,” terang Anis.

Rest area memang mengundang ketertarikan pihak lain untuk ikut menarik simpati masyarakat. Di tempat ini bahkan ada yang berkeinginan menggelar hiburan badut untuk anak-anak. “Silahkan siapapun boleh berpartisipasi untuk meramaikan rest area, karena tempat ini juga memungkinkan menjadi pusat sarana rekreasi keluarga,”timpal Anis.

Anis mengaku optimis, kie depan, rest area ini memiliki prospek cerah untuk mengenalkan produk Jember. Apalagi kondisi jalan propinsi tersebut nyaris tidak pernah sepi dari keramaian kendaraan, karena itu Dinas Perindustrian Perdagangan ESDM Pemkab Jember bakal mengoptimalkan tempat tersebut yakni memperpanjang waktu berkunjung bagi masyarakat umum sampai pukul 21.00 WIB.(*)

 

 

 

No Response

Comments are closed.