Musim Hujan, Bupati Himbau Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan

Tingginya curah hujan dalam beberapa pekan belakangan ini, memaksa siapapun untuk lebih meningkatkan kewaspadaan. Ini karena, setiap memasuki musim penghujan, hal lain yang selalu ikut menyertai adalah munculnya wabah penyakit, seperti demam berdarah serta ancaman bencana alam, banjir, tanah longsor dan sebagainya.

Berkaitan dengan ini, Bupati Jember, dr.Hj. Faida MMR., menghimbau seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaannya. “Saya meminta kepada seluruh warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap terjadinya bencana. Baik terkait ancaman bencana longsor, banjir, maupun ancaman bencana lainnya,” tegas Bupati Faida.

Kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember, Bupati memerintahkan, untuk berkoordinasi dengan jajaran terkait, OPD, camat, serta kades hingga tingkat RW/RT untuk melakukan pemetaaan titik-titik lokasi rawan bencana. Sebagai langkah antisipasi dini, masyarakat juga diminta, segera melaporkan kepada BPBD jika menemukan atau melihat adanya lokasi rawan bencana.

“Sedikit kepedulian kita akan mampu menyelamatkan banyak orang. Semoga Allah SWT selalu melindungi seluruh warga Jember dan menjauhkan dari segala bencana. Aamiin,” harap Bupati.

Berkaitan dengan bencana tanah longsor yang terjadi di Desa Jambesari, Kecamatan Sumberbaru, Bupati Jember, dr. Hj. Faida MMR., yang saat ini berada di luar negeri dalam rangka menghadiri pertemuan walikota se-dunia di Korea Selatan, terus memantau perkembangan evakuasi dan recovery longsor Sumberbaru.

Sementara perkembangan terakhir dari upaya pencarian yang dilakukan secara terus menerus, siang tadi (18/10), berhasil menemukan ketiga orang yang tertimbun tanah longsor. Faris (5) diketemukan sekitar pukul 09,00, tidak jauh dari rumahnya. Ibu Faris, Yana (25), ditemukan sekitar pukul 13.20 dan ayahnya Saiful (35), 15.30. Berikut juga diketemukan satu sepeda motor milik korban.

Ketiga korban yang ditemukan merupakan satu keluarga, yang tertimbun tanah saat terjadi longsor pada Senin malam (16/10), sekitar pukul 20.00 WIB.

Sebagimana diberitakan sebelumnya, menyusul hujan deras yang mengguyur kawasan Lereng Argopuro, sejak sore hari, mengakibatkan terjadinya tanah longsor. Longsor yang diterjadi di Dusun Kedungliyer dan Krajan, Desa Jambesari, Kecamatan Sumberbaru ini, telah mengakibatkan jatuhnya korban jiwa. Tiga orang yang masih satu keluarga dinyatakan hilang dalam musibah itu.

Kerugian lain yang diderita dari musibah tanah longsor ini, yaitu 1 rumah rusak berat, 1 rumah tertimbun tanah. Serta 2 ekor sapi dan 12 ekor kambing tertimbun tanah. (Indra GM)

No Response

Comments are closed.