Jember Kota Pandhalungan

Negeri Air di Kota Suwar Suwir

460 views
Taman Wisata Niagara

Taman Wisata Niagara

“Bermain air merupakan hal yang sangat menyenangkan, berenang, mengelilingi kolam arus dengan menggunakan pelampung karet, atau hanya sekedar menikmati gemercik air mancur yang terdengar dari tepi kolam renang”

Menuju Negeri Air

Terik matahari sudah berada hampir di sepertiga langit Jember, lalu lalang kendaraan menambah keramaian pagi itu, begitu juga dengan para pedagang yang tengah disibukkan dengan barang dagangannya, pemandangan yang biasa saya lihat, terlebih di sekitar kawasan pasar tanjung , yang merupakan pasar induk kota Jember. Sesekali saya melirik jam tangan di tangan kiri saya, ternyata jam sudah menunjukkan pukul 09.00 wib, saya pun tersenyum sembari berfikir pantas saja pusat kota sudah ramai karena hari tengah beranjak siang.

Perjalanan pun terus saya lanjutkan, kali ini saya menuju kearah selatan kota Jember, tepatnya di Kecamatan Ambulu, di sepanjang perjalanan menuju kesana, saya melihat banyak toko yang berjejer hampir disepanjang ruas jalan, yang dijualpun bermacam-macam mulai dari makanan, barang pecah belah, dan masih banyak lagi berbagai macam barang lainnya yang dijual. Tak lama berselang, saya pun sampai di Kecamatan Rambipuji, disana saya mampir disebuah warung kecil di pinggir jalan, untuk menikmati nasi pecel dan segelas teh hangat, menu sarapan yang sangat cocok bagi saya, karena selain nikmat, harganyapun sangat terjangkau.

Setelah sarapan, sayapun melanjutkan perjalanan, memasuki daerah Balung, udara sejuk mulai terasa, pepohonan yang besar nan tinggi berjejer disepanjang jalan, ditemani aliran sungai yang berada tepat dipinggir jalan, semakin membuat indah pemandangan. Satu jam berlalu, saya pun mulai memasuki daerah Ambulu, keramaian disana tak berbeda jauh dengan pusat kota,  namun ada pemandangan yang sedikit unik, saya melihat begitu banyak orang yang berlalu lalang dengan menggunakan sepeda ontel tua, anak-anak sekolah, maupun orang tua, juga banyak yang masih menggunakan transportasi yang satu ini, tak heran jika udara di tempat ini masih asri dan tidak terlalu terkontaminasi dengan polusi udara. Setelah beberapa menit menunggu lampu hijau menyala, sayapun kembali melanjutkan perjalanan, tak lama berselang, sayapun melihat plang besar disebelah kanan jalan dengan bertuliskan “Niagara Waterpark , 100 meter lagi”, sayapun tiba di negeri air ini.

 

Niagara Di Bawah Bukit

Setibanya disana, saya pun langsung menuju loket untuk membeli tiket, hanya dengan Rp.10.000,- anda bisa masuk ke tempat wisata ini. Setelah mengantri cukup lama, akhirnya sayapun mendapatkan tiket. Tanpa basa basi, saya langsung masuk ke negeri air ini. Beberapa langkah meningalkan pintu loket, suara teriakan para pengunjung pun terdengar riuh, saya pun semakin tak sabar  untuk segera sampai di lokasi utama tempat wisata ini, tak lama kemudian setelah sampai, saya baru menyadari bahwa teriakan tadi terdengar dari para pengunjung yang tengah asik bermain waterboom .

Saya langsung mencari tempat untuk berganti pakaian renang, setelah itu saya langsung bergabung dengan para pengunjung di kolam renang ,tak ingin kalah, saya mencoba untuk bermain waterboom dari ketinggian sekitar 7 meter diatas kolam, sensasinya cukup menegangkan, lumayan untuk memacu adrenalin. Sayapun mulai meluncur dan..byurrr….. benar-benar sangat menyenangkan, masih tidak puas, saya mencobanya hingga berkali-kali, setelah puas bermain waterboom, saya kembali berenang, namun bukan berenang di kolam renang biasa, melainkan berenang di kolam arus, sesekali saya mencoba berenang melawan arus, namun arus yang cukup kuat ternyata membuat saya tidak bisa melawannya, selain berenang , saya juga menggunakan pelampung dari ban karet bekas, duduk diatasnya, dan aruspun membawa saya mengelilingi kolam renang. Rasanya seperti menaiki perahu karet disebuah danau, benar-benar menyenangkan.

Setelah puas bermain air, sayapun segera berhenti,  bersih diri dan berganti pakaian, dan kemudian duduk santai di café yang tak berada di tepi kolam, untuk menikmati Es Jeruk kesukaan saya. Melihat jam di dinding café telah menunjukkan pukul 13.25, saya segera beranjak dari café, dan berjalan mengelilingi tempat wisata ini, disana saya melihat begitu banyak aktivitas yang dilakukan pengunjung selain berenang, ada yang tengah asik menikmati bekal makanan di gazebo yang rindang, ada yang asik bermain di wahana permainan, dan ada juga yang sedang asik berfoto-foto disekitar tempat ini. Namun saya memutuskan untuk mencoba wahana air yang sedikit menantang, yaitu bermain sepeda air, dengan membayar Rp.5000,- saya sudah bisa mendapatkan tiket untuk bermain di wahana ini, saya memilih sepeda air yang berwarna kuning, dan mulai bermain menyusuri danau buatan dengan background bukit nan hijau, benar-benar mengesankan. Setelah bermain sepeda air, saya kemudian meneruskan perjalanan menyusuri tempat ini, karena dari kejauhan saya melihat banyak orang di puncak bukit saya pun tertarik untuk kesana, dengan berjalan melewati area jogging track .

Satu persatu anak tangga saya lewati, sesekali berhenti dan meneguk air mineral yang saya bawa, karena track yang dilewati cukup menanjak, namun tak lama kemudian saya pun berhasil melewati ratusan anak tangga ini. Setelah sampai dan menoleh ke belakang, saya terbelalak melihat keindahan tempat wisata ini dari atas bukit, hampir semua wahana yang ada, bisa saya lihat dari atas bukit, sesungguh indah, tak ingin melewatkan moment, saya langsung mengambil kamera dari tas ransel dan mengabadikan pemandangan indah ini. Setelah berfoto-foto, sayapun duduk diatas sebuah batu dekat gazebo, menikmati angin semilir, untuk melepas lelah.

 

Di Atas Lahan Seluas 8Ha.

Setelah puas bermain dan menyusuri tempat ini, saya berhenti sejenak disekat arena bermain, disana saya bertemu dengan sang pemilik tempat wisata ini, Bapak Sutikno, pada saya beliau bercerita bahwa tempat wisata ini telah dibuat semenjak 9 tahun yang lalu, tepatnya pada tahun 2005. “Tempat wisata ini, dibuat 9 tahun yang lalu, untuk lebih mengenalkan Ambulu melalui pariwisatanya,” ujarnya. Ia juga mengatakan, bahwa semakin lama, para pengunjung yang datang ke tempat ini semakin ramai, baik wisatawan yang berasal dari Jember maupun dari luar koat Jember.

Niagara Park dibangun diatas lahan seluas 8 Ha, dengan beragam fasilitas yang disediakan, seperti 3 kolam utama untuk anak-anak, dewasa, maupun orang tua, wahana air ,kolam arus, lahan parkir yang luas, arena bermain anak, musholah, toilet, kamar bilas yang sangat luas, dan masih banyak lagi fasilitas lainnya yang ada di tempat ini. Disini juga menyediakan fasilitas, bagi anda yang ingin berkemah, atau sekedar ingin camping disini, ada beberapa lahan cukup luas, yang memang telah disediakan khusus bagi anda yang ingin berkemah.

Jadi bagi anda para pecinta dunia air,  jangan ragu untuk datang dan mencoba aneka wahana air yang ada di tempat ini. Waktupun berlalu dengan cepat ketika jam telah menunjukkan pukul 16:00 wib, saya memutuskan untuk segera beranjak pulang, meninggalkan Niagara dengan perasaan yang sangat gembira.(Fera).

No Response

Comments are closed.