Nilai Calon Pemimpin Harus Diatas 75

467 views

Ketua Panitia Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) Kabupaten Jember, Drs. Anselmus Tan, M.Pd, mengatakan, calon seorang pemimpin yang akan memangku sebuah jabatan, tidak hanya cukup bermodalkan kecerdasan. Selain cerdas, pemimpin juga harus berhati baik.

“Selain otak, orang juga harus berhati baik. Sebagai pemimpin, itu paling penting. Cerdas dan berhati baik,” tegas Anselmus Tan, Ketua Pansel, yang juga Sekretaris Direktorat Jenderal Otonomi Daerah, Kementrian Dalam Negeri itu.

Dalam hal penentuan jabatan ini, lanjut Anselmus, bupati bisa menguji kembali hasil seleksi yang sudah dilakukan panitia melalui wawancara kecil. Dengan cara begini, akan diketahui layak tidaknya seseorang untuk memangku jabatan.

Menurut Anselmus, melalui kebijakan makro, perspektif mengenai aparatur pemerintah, ada tiga prasyarat kompetensi yang harus dimiliki setiap pejabat eselon II. Calon pejabat tersebut minimal harus memiliki kompetensi managerial sebagai seorang pemimpin. Selain itu juga harus memiliki kompetensi teknis (penulisan makalah, wawancara), serta kompetensi sosial kultural.

Angka total yang harus dipenuhi seorang calon pejabat agar lolos seleksi jabatan, adalah 75. Itu terdiri dari, nilai administrasi, makalah, assessment serta wawancara. Untuk seleksi jabatan di Kabupaten Jember, panitia seleksi bersepakat nilai di bawah 75 tidak akan direkomendasikan kepada bupati untuk dipilih menjadi kepala dinas.

Untuk mengisi jabatan di sebuah dinas yang pejabatnya dianggap tidak memenuhi syarat, Anselmus menegaskan, bupati berwenang untuk kembali menugaskan seseorang eselon II, maupun eselon III sebagai pelaksana. “Dalam persyaratan administrasi diminta, ada surat tidak menggunakan narkoba (2 bulan surat test narkoba sudah expired, dan harus periksa kembali), test psikologi, pemeriksaan dokter ahli jiwa,” terangnya. (Mutia, Indra GM)

No Response

Comments are closed.