Optimalkan Kinerja Guru, Bupati Serahkan 316 SK Mutasi

Bupati Jember dr. Hj. Faida MMR., bersama ratusan guru dan sejumlah pejabat di jajaran Dinas Pendidikan Jember, pagi tadi Sabtu (07/10/2017) bertatap muka dalam acara pengarahan kepegawaian tenaga kependidikan dan sarapan pagi bersama sekaligus penyerahan langsung SK (Surat Keputusan) mutasi di Pendapa Wahya Wibawa Graha.

Pada kesempatan ini Bupati menegaskan bahwa mutasi kali ini mayoritas adalah mengembalikan tempat kerja guru ke wilayah asal atau dekat dengan tempat tinggalnya. Karena dengan jauhnya tempat kerja, tidak akan efektif maupun optimal kinerjanya. Kalau memang kinerjanya lebih baik, kenapa tidak bekerja saja di wilayah dekat tempat tinggalnya.

Dijelaskannya, guru pemohon mutasi sebanyak 316 orang diantaranya 252 PNS guru SDN dan 64 PNS guru SMPN. Sesuai data yang ada guru di Jember tercatat 6.976 PNS. Jika dibandingkan dengan total jumlah keseluruhan maka permohonan mutasi 316 tersebut prosentase perbandingannya tidak sampe 5%.

Dan telah direalisasi 100% guru sebanyak 316 diberikan SK dengan rincian 258 orang sesuai permohonan mutasi, 30 orang sesuai dalam satu desa / kelurahan, 5 orang lain desa sesuai kecamatan, dan 23 orang lain kecamatan terdekat.

“Mutasi ini juga menjadi bagian dari peningkatan kesejahteraan, kalau jaraknya jauh, waktu akan terbuang, beresiko lebih tinggi dalam perjalanannya, serta tidak efektif dalam bekerja,” terang Bupati Faida.

Oleh karenanya selama masih ada formasi yang dimungkinkan dan tempat pindahnya masih kosong, dan tempat yang di tinggalkan masih tetap bisa operasional untuk pendidikannya maka seluruh permintaan mutasi dilayani.

“Selain guru SD, beberapa permintaan dari guru SMP kita penuhi tapi ada juga yang lain Kecamatan tapi tempatnya berdekatan. Karena kita bisa ACC berdasarkan formasi bukan bedasarkan pertimbangan-pertimbangan yang lain,” tegasnya.

Karena kegiatan mutasi selalu identik dengan pungli, maka ditegaskan oleh Bupati Faida, bahwa semua mutasi di era kepemimpinannya tidak ada pungli. Pertimbangan mutasi murni karena kinerja dan formasi. “Kegiatan tadi salah satu upaya pemerintah kabupaten Jember untuk melayani masyarakat dengan baik. sejatinya dijember sedang berperang melawan pungli,” tegas Bupati.

Perjuangan melawan pungli tidak hanya dilakukan oleh Bupati dan Wakil Bupati saja tetapi perlu kerjasama yang mau dilayani dan yang perlu dilayani.

Pada urusan mutasi terdapat formulir yang harus diisi untuk membuktikan dalam menerbitkan rekomendasi ini tidak dipungut biaya, jika terbukti ada pungutan biaya Bupati akan membatalkan SK yang diberikan.

“Kepala Sekolah, guru-guru menjadi insan merdeka dalam melayani, insan yang merdeka dalam berkarir, merdeka dalam arti tidak terbelenggu oleh hutang budi yang tidak sehat, tetapi hutang budi yang tidak bisa terbalas sampai akhir jaman,” tegasnya. (Mutia)

No Response

Comments are closed.