Jember Kota Pandhalungan

Pasar Rakyat, Pasarnya Produk Lokal


Diselenggarakannya Pasar Rakyat Jember Expo Center 2016 di pertokoan Hardy’s Plasa Jalan Sultan Agung Jember, diharapkan menjadi pasarnya produk lokal. Harapan ini disampaikan Bupati Jember, dr. Hj. Faida MMR., saat memberikan sambutan pada pembukaan acara siang tadi, Minggu (12/6/2016).

“Sudah banyak mall yang megah dengan produk luar dengan harga yang tidak terjangkau, jadi sudah saatnya kalau acara ini menjadi ajang pemasaran produk lokal dengan harga terjangkau, tapi berada di mall,” harapnya.

Sebagai bagian dari ilmu marketing, kalau tidak bisa menjadi yang pertama, maka jadilah yang berbeda. Selama ini belum ada produk lokal dan kebutuhan rakyat seperti dipasar, tapi disediakan atau dijual di mall-mall yang megah dan ber ac. Pasar rakyat inilah yang diharapkan menjadi icon atau motor pemasaran produk lokal di Jember.

“Sehingga produk lokal mempunyai tempat di kota sendiri, sehingga masyarakat tidak kesulitan mencari,” imbuhnya.

Selama ini Bupati Faida mengaku prihatin setiap kali lewat depan Hardy’s, karena terlihat mangkrak dan sepi. Namun dengan dibukanya acara expo tersebut, Bupati berharap tidak berhenti pada acara yang hanya diselenggarakan dua bulan saja, 12 Juni hingga 12 Agustus 2016. Akan tetapi berkelanjutan menjadi sebuah pertokoan yang ramai dan mampu meningkatkan roda perekonomian di sepanjang jalan Sultan Agung. “Semoga dengan dibukanya acara ini, semakin sukses dan sukses juga pasar rakyat dengan produk lokalnya, jangan berhenti pada acara ini saja, karena 2 bulan itu sebentar, siapkan dan jadikan kembali pusat perdagangan yang diminati masyarakat,” kata Bupati Faida.

Bupati mendoakan pengelola pertokoan Hardy’s bisa bangkit dan mampu bersaing dengan pertokoan lain dengan tagline berbeda. Sebagai icon pasar rakyat, pasarnya produk lokal Jember.

Pemkab sendiri menurut Bupati sedang menggagas dan mentargetkan semua desa pada 5 tahun kedepan masing-masing punya unggulan produk lokal, seperti contoh yang sudah ada sekarang, kampung alat rumah tangga di Panti, kampung kerajinan bambu di Rambipuji.

Usai memberi sambutan dan membuka acara dengan ditandai pemukulan gong diatas panggung acara, Bupati kemudian melanjutkan tinjauannya ke puluhan stand di lantai satu hingga lantai tiga pertokoan Hardy’s.

Bupati Faida yang terliat akrab dengan para pengunjung stand, bersama-sama sejumlah Kepala SKPD dan pengunjung lain dengan telaten meninjau semua stand. Tidak hanya sekedar meninjau dan menyapa para pemilik atau penjaga stand saja. Bupati juga langsung melakukan wawancara kepada masing-masing terkait sejumlah hal, seperti permodalan, proses pembuatan masing-masing produk lokal, pangsa pasar, kendala pengembangan dan terakhir tak lupa, selalu berbelanja, membeli produk-produk lokal yang sedang di pamerkan atau dijajakan di stand.

Pameran berlangsung meriah, rangkaian acara juga berjalan lancar dengan dimulai dari berbagai penampilan fashion show dari Syam Modeling. Peragawan peragawati nampak berlenggak lenggok menampilkan keahliannya dalam memperagakan busana khas Jember, batik tulis lokal Jember. Kemeriahan acara juga terlihat disetiap stand yang ramai dikunjungi warga masyarakat, serta kesempatan berselfie ria dengan Bupati Faida.

Sementara itu Sebagai pengelola gedung sekaligus panitia acara, Nugroho SE., menyatakan untuk memenuhi harapan Bupati Faida tersebut. Pihaknya memberikan fasilitas, guna memperkenalkan produk lokal Jember. “Hardy’s akan buka terus, untuk menampung pasar produk lokal menjadi pasar modern yang diisi dengan semua produk lokal Jember,” tegasnya.

Nugroho, juga menyatakan kebahagiaannya karena mendapat dukungan dari Bupati Jember, dan bangga bisa turut andil dalam pemasaran produk lokal. (Mutia)

No Response

Leave a reply "Pasar Rakyat, Pasarnya Produk Lokal"