Jember Kota Pandhalungan

Pembersihan Saluran Air dan Perubahan Arus di Pasar Tanjung

Pembersihan Saluran AirPemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember mulai membersihkan saluran air dan melaksanakan rekayasa arus lalu lintas di sekitar pasar Tanjung Jember, setelah pelaksanaan relokasi Pedagang Kaki Lima (PKL), beberapa waktu lalu.

Kepala Bidang Kebersihan dan Penerangan Jalan Umum (PJU) Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Cipta Karya dan Tata Ruang Pemkab Jember Joko Soelistyo mengatakan bahwa pembersihan salurtan air di sekitar lokasi pasar tanjung ini dimaksudkan untuk meningkatkan kenyamanan masyarakat dalam melaksanakan aktifitas perekonomiannya di pasar Tanjung.

Pasalnya, lanjut Joko, pada hampir setiap musim penghujan, saluran air di sekitar pasar tanjung meluap, dan terkadang menggenangi kawasan pasar dan warga sekitar pasar Tanjung Jember. Hal ini dikarenakan banyaknya sampah yang memenuhi saluran air, sehingga menghambat jalannya air dalam saluran air di pasar tanjung itu.

Selama ini, sambung Joko, Dinas PU Cipta Karya dan Tata Ruang kesulitan membersihkan saluran air di sekitar pasar Tanjung, karena banyaknya PKL yang menempati trotoar dan jalan di atas saluran air itu. “Sekarang sudah bisa dibuka beton penutup saluran airnya. Sehingga, ada petugas yang bisa masuk ke saluran air dan membersihkan sampahnya,” ujar Joko.

Menurutnya, pembersihan saluran air di sekitar pasar tanjung ini juga merupakan jawaban atas permintaan warga sekitar pasar Tanjung, yang mengaku selalu terkena dampak meluapnya air dari saluran air itu, saat musim penghujan.

Dalam kesempatan itu, Joko berharap warga sekitar pasar, serta pedagang pasar Tanjung ikut serta menjaga kebersihan, khususnya kebersihan saluran air. PKL yang telah direlokasi ke tempat yang baru, berdampak kosongnya trotoar dan badan jalan diatas saluran air. Sehingga, tidak ada lagi sisa dagangan PKL yang masuk ke dalam saluran air. Selain itu, warga masyarakat dan pedagang secara swadaya menjaga kebersihan saluran air dengan tidak membuang sampah ke dalam saluran air itu.

 

Rekayasa Arus Lalu Lintas Sekitar Pasar Tanjung

Dinas Perhubungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember melakukan uji coba rekayasa arus lalu lintas di sekitar kawasan pasar Tanjung, setelah pelaksanaan relokasi Pedagang Kaki Lima (PKL).

Kepala Bidang (Kabid) Lalu Lintas (Lalin) Dinas Perhubungan Jember Gatot Triyono mengatakan bahwa rekayasa arus lalu lintas di sekitar kawasan Pasar tanjung ini dimaksudkan untuk mempermudah masyarakat untuk menjangkau pasar Tanjung.

Selain itu, sambungnya, rekayasa arus lalu lintas ini juga dimaksudkan untuk mengurangi kepadatan arus lalu lintas di jalan Trunjoyo. Pasalnya, jalan Trunojoyo merupakan akses jalan utama menuju pasar Tanjung, maupun menuju kawasan kota dan keluar k ota Jember.

“Kita mengupayakan masyarakat yang berasal dari kawasan barat kota Jember bisa langsung masuk ke kawasan pasar Tanjung maupun Pertokoan di Johar Plaza, tanpa harus memutari kota Jember terlebih dahulu,” ujar Gatot.

Menurutnya, beberapa warga masyarakat dari kawasan barat kota Jember, sebelumnya harus melintasi kawasan kota Jember terlebih dahulu sebelum memasuki kawasan pertokoan Johar Plasa dan Pasar Tanjung. Warga harus melintasi jalan Sultan Agung, Alun-alun, jalan A Yani, dan jalan Trunojoyo, sebelum mencapai Pasar tanjung maupun Johar Plaza. “Dengan adanya rekayasa lalu lintas ini, maka warga bisa langsung masuk ke jalan Samahudi dari jalan Sultan Agung. Jadi tidak lagi harus memutari alun-alun jalan jalan Trunojoyo,” papar Gatot.

No Response

Comments are closed.