Pemkab Bahas Desain Isi Museum Pancasila dan Konstitusi

Pemerintah Kabupaten Jember berkomitmen menjadikan Jember sebagai wisata edukasi pilihan utama di Jawa Timur.

Salah satu bentuk komitmen itu dengan mendirikan Diorama Museum Pancasila dan Konstitusi.

Sebelumnya Pemkab Jember telah bekerjasama dengan Mahkamah Konstitusi untuk mendesain isi musem.

Selanjutnya, Senin (12/3/2018) malam, Pemkab bersama Badan Pembina Ideologi dan Pancasila (BPIP) membahas isi musem tersebut. Bupati Jember dr. Hj. Faida, MMR., memimpin langsung rapat tersebut. Ikut dalam forum itu sejumlah kepala organisasi perangkat daerah.

“Sudah disiapkan gedung tiga lantai. Hari ini kita membahas konten (isi) dan modifikasi – modifikasi agar museum Pancasila ini kekinian anak-anak kita,” jelas di salah satu hotel tempat rapat.

Musem akan dikemas semenarik mungkin hingga bisa menjadi destinasi wisata keluarga dan juga menjadi promosi destinasi wisata buat Kabupaten Jember.

Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Prof. Yudi Latief M.A., kepada wartawan mengatakan, upaya mendirikan museum sebagai wahana edukasi sangat penting untuk memberikan kesadaran, utamanya bagi para pelajar dan masyarakat umum.

“Bahwa proses berbangsa dan bernegara kita ini tidak simsalabim, ujug-ujug jadi. Proses pencarian dan penggalian dasar negaranya itu sendiri terentang dalam periode yang sangat panjang,” ujarnya.

Pancasila ini merangkum seluruh muara aliran pencarian para Bapak Bangsa. “Ini sebagai pembelajaran anak-anak, jangan terlalu mudah merobohkan konsesus-konsesus nasional ini,” terangnya. (*f2)

No Response

Leave a reply "Pemkab Bahas Desain Isi Museum Pancasila dan Konstitusi"