Download Logo HUT RI 72

Pemkab Komit Kembangkan Pendidikan Diniyah

HUT RI 72

Sosialisasi Bantuan Penyelenggaraan Pendidikan Diniyah dan Guru Swasta (BPPDGS) langsung dilakukan oleh Bupati Jember, dr. Hj. Faida MMR., bersama PLt. Sekkab Drs.Bambang Hariono, kepala SKPD terkait, dan juga para tamu undangan lainnya, Selasa(27/12/16).

Dalam arahannya Bupati menyampaikan Untuk pertama kalinya Pemkab Jember menyiapkan dana Sharing 50% dan dana Pemprop 50% itu merupakan bentuk komitmen mewujudkan RPJMD 2016 – 2021 tentang meningkatkan mutu pendidikan Diniyah dan pondok pesantren serta memperkuat jaringan masjid dan pondok pesantren sebagai pusat informasi dan pendidikan publik.
Dalam pertimbangan komitmen Pemkab mengembangkan pendidikan Diniyah? Karena sangat berpengaruh dalam proses pembentukan karakter diantaranya kejujuran dan akhlak, juga karena pendidikan sepanjang hayat.

Pendidikan hak semua warga negara dalam pemenuhan kebutuhan dasarnya demi meningkatkan kualitas hidupnya dan kesejahteraan nya.

Maksud pemberian dana Sharing BPPDGS untuk memberikan bantuan biaya operasional penyelenggaraan pendidikan sesuai dengan kebutuhan mendasar dan pokok bagi santri, warga belajarsiswa Diniyah, wustho, dan ustad atau guru. Dan dengan tujuan meningkatkan kualitas pembelajaran, meningkatkan motivasi mengajar dan kinerja guru/ ustadz.

Persyaratan penerima bantuan, yaitu sudah mendapatkan ijin Madin dari Kemenag, santri minimal 30 , usia santri Tk ula 7-15 tahun dan tingkat wustha 15-19 tahun,uru Madin yang mendapatkan bantuan bukan dari PNS dan tidak mendapatkan tunjangan profesi, Hanya untuk guru/ustadz di lembaga swasta.

Dengan satuan biaya santri/warga belajar/ Siswa Madrasah Diniyah/ Takmiliyah ulo /dan paket A pondok pesantren sebesar Rp 15.000,- /siswa
Akubiaya santri/warga belajar/ Siswa Madrasah Diniyah/ Takmiliyah wustho ,paket B paket B pondok pesantren sebesar Rp 25.000,- /Siswa
Guru swasta SD/MI/SDLB/S B/Salafiyah Ula SMP/MTS/SMPLB/Salafiyah Wusto Swasta dan Guru SMP satu atap /MTS satu atap sebesar Rp.30.000,-/guru/bulan.

Sumber pendanaan pelaksanaan program berasal dari sharing dana antara propinsi Jawa Timur dan pemerintah Kabupaten/Kota Se-Jawa Timur.

Bupati memaparkan jumlah penerima BPPDGS, Madrasah Diniyah sebanyak 966 lembaga,guru Madin 257 orang ,SD Swasta 110 lembaga,SMP swasta /satap 208 lembaga ,kejar paket /SLB 19 Lembaga.

Bupati berharap semoga bisa membangun generasi yang lebih baik ,selamatkan anak anak dari putus sekolah min sampek lulus SMA /MA ,didalam posda tersebut juga dialokasikan anggaran untuk guru baca tulis Alquran di seluruh sekolah di kabupaten Jember . (Mutia)

Download Logo HUT RI 72
No Response

Leave a reply "Pemkab Komit Kembangkan Pendidikan Diniyah"