Jember Kota Pandhalungan

Penertiban PKL Pasar Tanjung

142 views

FOTO_PKL_PASAR_TANJUNG_JEMBERRatusan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang biasa beroperasi di sekitaran kawasan Pasar Tanjung, Jember tepatnya di Jalan Samanhudi, Jalan Untung Suropati, dan Jalan Dr.Wahidin akan kembali ditertibkan oleh Pemerintah Kabupaten Jember. Selain untuk menegakan Perda No 6 Tahun 2008, langkah penertiban yang diambil Pemkab Jember itu disebabkan keberadaan PKL di wilayah tersebut telah mengganggu kepentingan umum, karena mereka telah merubah fungsi bahu jalan dan trotoar  yang seharusnya di peruntukan bagi pengguna jalan menjadi tempat berjualan. Selain itu alasan relokasi para PKL adalah para PKL tidak punya ijin dari pemerintah. Jumlah PKL yang telah di survei sebnyak 247 PKL,dinas pasar telah menyediakan lapak sebanyak 260 lapak. Penataan PKL di Jalan Samanhudi, Jalan Untung Suropati dan Jalan Dr. Wahidin akan di relokasikan di sebuah pasar – pasar seperti Pasar Bungur, Pasar Gebang, Pasar Sukorjo dll. Ada 5 Tempat perelokasian pasar yang telah disediakan oleh dinas pasar yakni Pasar Bungur, Pasar Tegal Besar, Pasar Sukorjo, Pasar Gebang dan Pasar Tanjung. Semua pedagang di pasar sangat menyambut hangat para PKL, dikarenakan dapat saling melengkapi dagangan di dalam pasar.

Langkah – langkah penertiban PKL yang telah dilakukan Satpol PP yakni melayangkan surat teguran, memasang spanduk di tiga titik yakni di jalan Samanhudi, Jalan Dr wahidin dan Jalan Untung Suropati, Mengundang perwakilan PKL untuk memberikan pemahaman, Satpol pp jg memberikan peringatan ke dua untuk para PKL. Satpol PP melakukan penertiban kembali para PKL di sekitar kawasan Pasar Tanjung akan dilakukan pada 7 September 2014 mendatang.  apabila tidak menertibkan diri satpol pp yang akan menertibkannya.Untuk tahap awal satpol pp Jember telah memberikan sosialisasi sekaligus Surat Pemberitahuaan kepada para PKL. Tempat – tempat pasar relokasi hanya diperuntukan untuk PKL dari jalan Samanhudi, Jalan Untung Suropati dan Dr. Wahidin. Selain PKL di tiga jalan tersebut tidak diijinkan untuk melakukan relokasi. Para pedagang dipasar yg menempati kios dalam pasar harus mempunyai SIM (surat ijin menempati) yang harus diperpanjang tiap 3 tahun sekali. Para pedagang yang berjualan di lapak dan pelataran di pasar tidak dipungut biaya/gratis. Satpol pp mengharapkan para PKL di tiga jalan tersebut untuk segera mendaftarkan diri di kantor dinas pasar di Pasar Tanjung. Satpol pp mengharapkan para PKL tdk mencari jalan-jaslan lain untuk berjualan.

No Response

Comments are closed.