Pengamanan Hari Natal dan Tahun Baru Libatkan 570 Personil

Sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, setiap menjelang hari besar, baik Idul Fitri maupun Hari Natal dan Tahun Baru, Kepolisian Republik Indonesia, selalu menggelar apel kesiapan. Gelar apel kesiapan ini dilakukan, untuk pengamanan, keamanan dan kenyaman kepada masyarakat dalam merayakan hari besar.

Di Jember, dalam rangka pengamanan Hari Natal dan Tahun Baru, dilaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Semeru 2017. Gelar Apel dalam rangka memberikan rasa aman, nyaman pada perayaan Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 ini, dengan meningkatkan sinergi Polri dengan istansi terkait.

“Apel ini dilakukan sebagai pengecekan akhir pada persiapan seluruh personel pengamanan, dengan sarana dan prasarana serta keterpaduan lintas sektoral guna mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” papar Bupati Jember, dr. Hj. Faida, MMR, membacakan sambutan Kepala Kepolisian Negara, Jenderal Polisi Tito Karnavian, pada upacara Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Semeru 2017, di alun-alun Jember, Kamis (21/12/17).

Perayaan tahun baru yang bersamaan dengan liburan anak sekolah tahun ini, merupakan saat-saat yang dinantikan oleh masyarakat di seluruh penjuru dunia. Datangnya Tahun Baru ini, bisanya disambut dengan penuh kebahagiaan, suka cita, yang juga disertai harapan semoga bisa terselenggara dengan aman dan nyaman.

‘Perlunya antisipasi ancaman teror, kemacetan lalu lintas, bencana alam, ketersediaan dan stabilitas harga ketentuan bahan pokok, serta potensi konflik dalam kehidupan bermasyarakat terkait perayaan Natal dan Tahun Baru,” ujarnya.

Operasi Lilin 2017 akan dilaksanakan terhitung mulai tanggal 23 Desember 2017 sampai dengan 1 januari 2018.

Sementara Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Jember, AKBP Kusworo Wibowo, S.M, S. I.K, M. H, dalam laporannya, menyatakan, dengan bersinergi bersama instansi terkait, jumlah total personel yang akan dilibatkan untuk pengamanan operasi lilin, malam Natal dan Tahun Baru sebanyak 570 personil.

Petugas sebanyak itu terdiri dari, 455 personil anggota Polri dari Polres Jember, dan 115 personil dari instansi samping, yaitu TNI, Dishub, Satpol PP dan petugas dari instansi lain.

Untuk titik yang dinilai rawan, dibuat 6 pos, yang terdiri dari, 4 pos pengamanan dan 2 pos pelayanan. Titik pos pengamanan, meliputi Pos Pondokdalem, Pos Tawang Alun, Pos Alun-alun, dan Pos Garahan, Silo. Sedang pos pelayanan ditempatkan di kawasan wisata, Papuma dan Watu Ulo.

Tugas pengamanan yang dilaksanakan kali ini, akan memgoptimalkan aksi swiping. “Dihimbau tidak ada ormas yang swiping, jikalau ada, akan langsung ditangkap,” tegas Kapolres. (Mutia, Indra GM)

No Response

Comments are closed.