No comment 4738 views
,4.50 / 5 ( 2votes )

Gelaran Mata Najwa On Stage (MOS) di Jember Sport Garden (JSG) semalam, Sabtu (27/8/2016) sungguh spektakuler, karena mengungkap peran perempuan dan bagaimana para perempuan yang menjadi bukan perempuan biasa berkarir hingga meniti hidupnya dari kecil.

Beraneka ragam diungkapkan oleh Host Mata Najwa, mengupas satu persatu 3 menteri yang menjadi narasumber kali ini. Mulai dari seorang cucu sang Proklamator RI, dan menteri yang waktu sekolah berjualan es lilin, hingga menteri yang tidak lulus SMA. Biodata profil masing-masing ditayangkan di awal acara berupa video dan foto-foto yang ditayangkan dengan layar lebar. Hingga masyarakat mengerti betul sosok-sosok yang sedang duduk dipanggung.

Narasumber pertama yang mendapat giliran sapaan adalah Puan Maharani. Berbagai pertanyaan disampaikan diantaranya enak dan ndak enaknya jadi menteri. Dan dijawab dengan bahasa diplomatisnya yang intinya beliau tetap akan fokus pada membantu Presiden untuk dapat mensejahterkan rakyat.

Pertanyaan dilanjutkan dengan situasi akhir-akhir ini dimana reshuffle kabinet telah dilakukan bahkan sudah dilakukan dua kali, namun ketiga menteri ini tidak direshufle, bagaimana seorang perempuan menghadapi hal tersebut. Dan satu persatu menteripun menjawab mulai dari Khofifah, yang menjawab dengan berbagi penjelasan yang pada intinya adalah perempuan mendapatkan amanat itu lahir batin kemudian ditambahi oleh Susi perempuan itu dapat melakukan hal yang lebih baik, dan tidak ketinggalan Puan menyampaikan perempuan itu lebih sempurna turun kelapangan, ngecheck satu persatu, lebih detail dan Khofifah menambahi lagi perempuan dapat membangun jaringan lebih luas dengan kekuatan yang lebih.

Sementara itu terkait dengan menteri termuda dan menjadi menteri koordinator (Menko) Puan menyampaikan beliaunya lebih banyak untuk dapat berkoordinasi dan merangkul semua jajarannya. Kemudian oleh Nana, panggilan akrab Najwa Shihab, disambung dengan isu menteri titipan, dalam hal ini menteri Puan menyampaikan, bahwa dia telah memiliki banyak pengalaman belasan tahun dibidang politik, peraih sura terbanyak nasional, sehingga apa yang diraih sat ini sesungguhnya telah dimuali sejak lama, bukan secara tiba

No Response

Leave a reply ""