Jember Kota Pandhalungan

Peringati Hari Pahlawan, RRI Gelar Seni Budaya

Memperingati Hari Pahlawan 10 November, RRI Jember menyelenggarakan Gelar Seni Budaya Pandhalungan, Sabtu (12/11/2016) malam.

Kegiatan yang mengangkat tema “Peran Budaya dalam Membangun Karakter Bangsa” ini juga bertujuan untuk melestarikan budaya bangsa.

Kepala LPP RRI Jember Ni Made Sri Wedari mengungkapkan perkembangan jaman mempengaruhi perubahan karakter bangsa.

“Karena itu sangat penting untuk melestarikan budaya bangsa guna membangun karakter bangsa Indonesia,” ujar perempuan asal Bali ini.

Hadir dalam gelar seni itu, Kepala Bagian Humas Pemerintah Kabupaten Jember Sri Wahyuniati SH, Msi., Kepala LPP RRI Jember Ni Made Sri Wedari, Direktur Layanan dan Pengembangan Usaha Godlief Richard, camat, lurah, kades, serta tokoh seni budaya Jember.

Direktur Layanan dan Pengembangan Usaha RRI Godlief Richard menyatakan Kabupaten Jember memiliki kesenian yang telah diketahui secara internasional, yakni Jember Fashion Carnaval.

Seni budaya, menurut Godlief Richard, memberikan sentuhan keindahan dalam kehidupan. “Tanpa seni budaya, hidup ini gersang,” tuturnya.

Budayawan Jember Joko Suprayitno menyatakan Kabupaten Jember memiliki budaya pandhalungan dengan ciri yang khas dibanding kabupaten lainnya.

“Bicara pandhalungan, mulai Pasuruan ke timur termasuk pandhalungan. Tapi Jember memiliki ciri khas sendiri,” jelas Joko saat ditemui di sela sela gelar seni.

Gelar Seni Budaya itu menampilkan tujuh kesenian, yang berasal dari berbagai desa dan kecamatan. “Tujuh ini sangat sedikit bagi Jember,” ujarnya.

Kesenian yang ditampilkan diantaranya Tari Labako, Tari Janger Can Macanan Kaduk, hingga Ludruk Cak Tomo dari Kecamatan Jelbuk. (*F2)

No Response

Leave a reply "Peringati Hari Pahlawan, RRI Gelar Seni Budaya"