Jember Kota Pandhalungan

Perkuat Ekonomi Lemah, Pemprov Berdayakan Kopwan

Pemprov Jawa Timur (Jatim) naga-naganya sedang fokus dan intens memperkuat perekonomian menengah kebawah dengan jalan memberdayakan koperasi-koperasi wanita atau Kopwan sebagai lembaga pembiayaan. Hal ini terungkap pada sosialisasi pembinaan keuangan mikro koperasi dalam rangka mendukung program inklusi keuangan di Jawa Timur untuk meningkatkan akses pembiayaan usaha mikro melalui koperasi wanita di Kabupaten Jember, Selasa pagi (20/09/16) di Pendapa Wahya Wibawa Graha.

Sosialisasi ini dihadiri langsung oleh Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Timur (Jatim), Drs.H.Syaifullah Yusuf, Wakil Bupati Jember, Drs. KH. Muqiet Arif, jajaran Forpimda Kabupaten Jember atau yang mewakili, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Jatim, Direktur Agrobisnis dan Usaha Syariah Bank Jatim, dan peserta sosialisasi.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Jawa Timur, dr. Ir. I made Sunata des, selaku Ketua Penyelenggara menyampaikan terlaksananya sosialisasi ini karena difasilitasi oleh Bupati Jember. “Kegiatan ini sudah dilaksanakan sejak tahun 2013, dan 2016 di Ngawi ,di Jember, dan di Sampang. Yang melatar belakangi kegiatan ini adalah untuk mengantisipasi ekonomi global,” tegasnya.

Bahwa koperasi merupakan bagian terpenting dari sebuah perekonomian, dan gerakan nasional terhadap ekonomi syariah. Pemerintah Provinsi Jawa Timur mulai dari 2009 dan 2010 sudah membentuk kelompok fungsional yang dijadikan koperasi wanita, dan sampai saat ini sudah terbentuk 8506 koperasi wanita di Jawa Timur diantaranya 6238 telah menerima bantuan 2 kali sebesar 50 juta, dan sisanya baru menerima 25 juta.

“Pada hari ini, materinya untuk memberikan pemahaman kepada pelaku koperasi wanita bagaimana sebetulnya ekonomi keuangan yang berbasis karya itu.” Jelasnya dihadapan 500 peserta dari koperasi wanita di 8 kabupaten kota, Jombang, Pasuruan, Probolinggo, Lumajang, Jember, Bondowoso, Situbondo dan kota Pasuruan, dan 200 undangan lain dari SKPD pendamping, Camat, dan pihak terkait dengan akses pembiayaan mikro.

Sementara itu Wakil Bupati Jember sangat berbahagia karna pagi tadi Jember ditempati acara yang bermanfaat bagi perekonomian jember khususnya dan Jawa Timur khususnya koperasi wanita. Wabup berharap kegiatan ini betul-betul menginspirasi dan mendorong para pelaku ekonomi khususnya koperasi wanita di Kabupaten Jember khusunya, dan di Jawa Timur.

Pada saat acara dberlangsung juga ditandai dengan penyerahan secara simbolis program pembiayaan kepada koperasi dan loan agreement pembiayaan dan kredit usaha industri primer.

Pada kesempatan yang sama, Wagub JAtim yang akarab dipanggil Gus Ipul menyampaikan keinginannya terhadap koperasi wanita agar menjadi salah satu penompang perekonomian Jawa Timur. Terutama dalam pemberdayaan ekonomi kaum perempuan, sebab kalau perempuan ikut bergerak dalam ekonomi itu menambah income keluarga, kalau income keluarga bertambah, maka akan meningkatkan kesejahteraan keluarga. Dansemangat dan gairah ekonomi perempuan di Jawa Timur terus meningkat sejalan dengan program yang selama ini sudah dilakukan.

Selain menumbuhkan koperasi koperasi wanita, sekarang juga dilakukan kegiatan yang mendorong majelis ta’lim secara fungsional untuk bisa juga mulai memikirkan kondisi ekonominya. “Jadi pengajian sekaligus unsur ekonominya yang bisa dikembangkan disitu.” Tuturnya.

Himbauan terus dilakukan dan disampaikan kepada masyarakat bahwa koperasi UMKM merupakan salah satu yang bisa diandalkan untuk menggerakkan ekonomi rakyat. “Salah satu pertahanan ekonomi diera globalisasi dan liberalisasi, adalah koperasi.” Imbuhnya.

Bagaimana membangun usaha kecil tapi modern dan mengikuti jaman, kecil tapi mampu bersaing, kecil tapi bisa menggunakan teknologi. Dan diakhir acara dengan didampingi Wabup, Wagub beserta sejumlah pejabat meninjau langsung stand-stand yang memamerkan hasil-hasil produk koperasi wanita Jember yang berhasil dengan modal sedikit tapi menguntungkan banyak. (Mutia, Izza)

No Response

Leave a reply "Perkuat Ekonomi Lemah, Pemprov Berdayakan Kopwan"