Perkuat Program 2002 Rumah dengan Pengurus REI

Bupati Jember dr. Hj. Faida, MMR., memperkuat program 2002 Rumah untuk Rakyat dengan pengurus Real Estate Indonesia (REI) Komisariat Jember periode 2017 – 2020.

Hal ini dilakukan melalui perkenalan pengurus baru REI Komisariat Jember di Pendapa Wahyawibawagraha, Senin (4/12/2017).

“Rumah menjadi tolak ukur kesejahteraan masyarakat,” terang Bupati terkait program rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah itu.

Bupati menyampaikan, selama ini masyarakat membeli rumah saat berkeluarga. Namun, harapan itu sulit terwujud.

Fenomena ini, menurut Bupati, memerluk perubahan paradigma, bahwa membeli rumah adalah investasi yang paling aman.

“Rumah bukan hanya untuk keluarga, tapi rumah adalah investasi,” tegas perempuan pertama Bupati Jember ini.

Selain program 2002 rumah, Bupati mengungkapkan akan membangun kampung nelayan, yakni membangun minimal 1.000 rumah untuk nelayan.

Rumah nelayan di Pager dari program land consolidation yang macet juga menjadi perhatian. Pemkab bersama BTN pusat akan membangun rumah nelayan itu.

Program pembangunan rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah memerlukan komitmen semua pihak. Pengurus REI pun diharapkan juga bisa memberikan masukan agar program ini berjalan lancar.

Bupati meminta REI mampu menyediakan rumah rumah tersebut dengan cepat. Sementara pemerintah akan mempercepat proses perijinan.

Upaya mempercepat perijinan itu diantaranya dengan melakukan perbaikan peraturan bupati terkait perijinan.

Untuk membangun rumah rumah tersebut, Bupati mengingatkan komitmen Kabupaten Jember sebagai kota ramah difabel.

“Ini soal kesempatan yang sama, soal akses yang sama. Karena itu pembangunan rumah nantinya arus akses bagi difabel,” tandas Bupati. (*f2)

No Response

Comments are closed.