Jember Kota Pandhalungan

Pertama di Luar Jakarta, HDI Momen Jember Kota Inklusi

slide-hdi

Peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) tingkat nasional tahun 2016 di Kabupaten Jember merupakan kegiatan yang pertama kali dilakukan di luar Ibu Kota Jakarta. Peringatan ini pun menjadi momen bagi Kabupaten Jember menunjukkan diri sebagai kabupaten inklusi.

“Selama ini, peringatan HDI dilakukan di Ibu Kota Jakarta. Itu pun ternyata diselenggarakan dengan sangat sederhana,” ujar Bambang Rudianto, Kepala Bidang Rehabilitasi pada Dinas Sosial Kabupaten Jember, Selasa (22/11/2016).

Peringatan HDI yang akan berlangsung selama dua hari, 2 – 3 Desember, dipenuhi dengan berbagai bentuk kegiatan. Mulai dari pameran, jambore motor roda tiga, maupun berbagai lomba. Juga ada jalan santai serta pertunjukkan musik penyandang disabilitas.

Ditemui di tempat kerjanya, Rudianto menjelaskan peringatan HDI itu sebagai bagian dari upaya memberdayakan para penyandang disabilitas di Indonesia, khususnya di Kabupaten Jember dan sekitarnya.

“Agar kedepan menjadi mandiri dan keberadaan mereka inklusi dengan masyarakat sekitarnya, sehingga tidak ada lagi stigma yang menjauhkan mereka dari masyarakat,” tuturnya.

Peringatan itu juga diharapkan mampu memberikan pemahaman inklusifitas dimaknai sebagai kebersamaan, yang akan mampu memberikan harapan kedepan bagi penyandang disabilitas untuk mengakses segala kebutuhan.

“Baik itu akses di bidang pendidikan, kesehatan, maupun akses sarana fisik lainnya, utamanya akses peluang untuk kerja,” ujar kepada sejumlah wartawan.

Peringatan HDI tahun 2016 di Kabupaten Jember ini menjadi titik tolak membangun inklusi Indonesia lebih baik ke depan. Kabupaten Jember pun harus mampu menunjukkan diri sebagai kabupaten inkluasi.

“Kami berharap Jember bisa menjadi miniatur kota inklusi, bagaimana budaya pandhalungan akan berproses ke arah itu,” ungkap Bambang Rudianto. (*F2)

No Response

Leave a reply "Pertama di Luar Jakarta, HDI Momen Jember Kota Inklusi"