Jember Kota Pandhalungan

PKK Gelar Pelatihan Sistem Informasi Manajemen

SIM-01

Tim Penggerak (TP) Program Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Jember menggelar pembinaan administrasi Sistem Informasi Manajemen (SIM) PKK bagi pengurus PKK kecamatan se kabupaten Jember, di aula Pendopo Wahya Wibawa Graha, Rabu (8/10).

Pelatihan administrasi SIM PKK itu merupakan sebuah pelatihan bagi pengurus PKK Kecamatan untuk menghimpun data dasa wisma di masing-masing wilayah kecamatan. “Data ini merupakan merupakan data primer dasa wisma di wilayah kabupaten Jember. Sehingga setiap keluarga yanga ada di Jember bisa diketahui melalui sistem ini,” kata ketua TP PKK Kabupaten Jember Sri Wahyuni Djalal, disela acara pelatihan.

Menurutnya, program SIM PKK ini merupa

kan sistem pengumpulan data kependudukan berbasis teknologi informasi. Sehingga berbagai data dasa wisma yang awalnya terdata dalam bentuk tulisan diatas kertas, kini mulai didata dalam bentuk perangkat lunak.

Data yang ada di masing-masing dasa wisma, selanjutnya akan dihimpun melalui satu program web di TP PKK Kabupaten, melalui internet. “Kalau sbelumnya semua data harus dikirim ke kabupaten dengan cara konvensional berupa cetakan di kertas, kini bisa langsung dikirim melalui internet,” kata Sri Wahyuni Djalal.

Dengan sistem yang baru ini, lanjutnya, proses penghimpunan data dasa wisma menjadi lebih cepat, ringkas dan akurat. Pengurus TP PKK Kecamatan tidak perlu lagi mengirimkan data secara konvensional. Pengurus PKK Kecamatan cukup ‘entry” (memasukkan, red) data ke komputer yang terhubung dengan jaringan internet.

Untuk memudahkan entry data, sambung Sri Wahyuni Djalal, setiap operator komputer di masing-masing kecamatan akan mendapat Identititas dan kata kunci tersendiri. “Jadi saat membuka laman di Internet, maka yang terbuka adalah laman khusus kecamatan masing-masing,” ujarnya.

Menjawab pertanyaan wartawan, Sri Wahyuni Djalal mengatakan bahwa program SIM ini merupakan sebuah hal baru bagi para pengurus PKK, utamanya pengurus

 PKK Kecamatan. Sehingga, beberapa pengurus PKK Kecamatan masih mengalami mkesulitan saat mencoba mengentri data pada saat pelatihan SIM PKK ini. “Memang ada beberapa yang masih kesulitan, namun akan terus kita dampingi. Lebih baik terus mencoba daripada tidak mengenal sama sekali,” paparnya.

Sementara itu tutor program SIM PKK Kabupaten Jember Heru Setyo Wicaksono mengatakan bahwa program SIM PKK ini menjadikan program penghimpunan data dasa wisma di Jember menjadi ringkas dan cepat. “Jadi penghimpunan data tidak selalu dalam bentuk kertas, tetapi langsung di Web,” ujarnya.

Menurutnya, penghimpunan data melalui media internet dan web bisa memangkas waktu dan biaya. Pasalnya, data yang masuk langsung masuk dalam server data yang ada di TP PKK Kabupaten. Sehingga, pengurus PKK kecamatan tidak lagi memerlukan waktu untuk transportasi atau pengiriman data.

Selain itu, sambungnya, biaya yang dibutuhkan juga lebih murah. Operator di tingkat kecamatan hanya membutuhkan biaya untuk koneksi internet. “Bisa dihitung, kalau misalnya dari kecamatan yang jauh seperti Kecamatan Sumberjambe, berapa biaya yang dibutuhkan untuk mengirimkan data secara konvensional ke Jember,” kata Heru.

Heru mengatakan, di era sekarang ini, telah begitu banyak provider yang menyediakan jaringan internet, hingga di kawasan pelosok kecamatan. Sehingga, dengan memanfaatkan fasilitas internet ini, maka penghimpunan data dasa wisma dapat berlangsung cepat, dan murah.

Dalam kesempatan itu Heru mengatakan bahwa masih terdapat beberapa operator yang masih mengalami kesulitan mengentry data melalui laman SIM PKK. “Beberapa orang masih mengalami kendala, namun hanya karena kurang terbiasa saja,” katanya. (*)

No Response

Comments are closed.