Jember Kota Pandhalungan

Potensi Kopi dan Aset Perkebunan jember

17 april Ngopi PagiKota Jember dikenal sebagai kota agraris yang banyak memproduksi komoditi kopi. Selain kopi, Jember juga mempunyai komoditi-komoditi lainnya seperti karet dan cengkeh. Dalam beberapa tahun lalu Perusahaan Daerah Perkebunan mencoba melakukan uji cita rasa di kebun Gunung Pasang, kebun Sumber Wadung dan kebun Sumber Pandang. Dari ketiga kebun tersebut, kebun Gunung Pasanglah yang memiliki cita rasa terbaik. Cita rasa yang dihasilkan oleh kebun Gunung Pasang mengandung rasa bercampur coklat yang tidak ditemukan pada rasa kopi lainnya. Sayangnya dikebun Gunung Pasang ini tidak dapat memproduksi kopi jenis arabika dikarenakan faktor ketinggian.Kualitas kopi ditentukan oleh jenis tanaman,faktor lingkungan dan proses pengolahannya. PDP pernah mengalami penurunan produk hingga 50% dikarenakan anomali iklim. Tahun ini PDP hanya memproduksi kopi maksimal 900 ton karena iklim yang tidak menentu. Hal ini sangat jauh dari target yang di rencanakan PDP sebesar 1000 ton. Faktor- faktor yang mempengaruhi produsifitas  tanaman adalah faktor musim dan faktor perawatan tanaman.

Salah satu kelemahan yang dialami PDP yakni adanya keterbatasan pengolahan bahan baku menjadi bajan jadi. Adapun atisipasi yang telah dilakukan oleh PDP yakni dengan melakukan pengembangan produk olahan seperti memproduksi kopi bubuk yang ada di PDP, penganekaragaman perpaduan rasa, kopi nongko, membuat kemasan yang menarik dan peningkatan kualitas SDMnya. Untuk mendapatkan kualitas cita rasa kopi yang baik diperlukan kematangan kopi dan keseragaman kematangan kopi. Dalam tahun ini PDP mencoba mengaplikasikan pupuk organik di kebun Gunung Pasang untuk memproduksi kopi organik. PDP berharap produk kopi organik bisa menjadi pruduk unggulan PDP. Saat ini PDP juga memproduksi pupuk organik untuk mengurangi aplikasi pupuk kimia. Harga karet mulai Januari 2014 hingga sekarang mengalami penurunan yang disebabkan oleh pasar dunia. PDP mematok harga karet berkisar 27 ribu tetapi merosot hingga 22 ribu. PDP saat ini juga sedang mengembangkan komoditi lada,karena harga lada yang lebih mahal dari harga kopi. Sejak 2 tahun lalu PDP membidik sektor argo wisata. PDP juga sedang mengembangkan usaha di bidang pembibitan. Bibit-bibit yang dihasilkan PDP antara lain yakni pembibitan karet, pembibitan kopi dan pembibitan cengkeh.

No Response

Comments are closed.