Jember Kota Pandhalungan

POTENSI PERKEBUNAN DAN KEHUTANAN

Pengembangan Industri Kehutanan Berbasis Hutan Rakyat Sengon Di Kabupaten Jember

Kebun SengonSengon (Paraserianthes falcataria / Albazia spp) merupakan komoditas tanaman kayu-kayuan yang cukup berkembang di Kabupaten Jember.

Berdasarkan inventarisasi yang dilakukan pada seluruh wilayah kecamatan di Kabupaten Jember, pada tahun 2011 terdapat sekitar 26.100.698 pohon sengon serta hampir merata tersebar di semua kecamatan, sehingga dari total areal hutan rakyat seluas 28.168,81 Ha, sekitar 90% diantaranya merupakan tanaman sengon sedangkan komoditas lainnya adalah jati, mahoni, sonokeling, mindi dan tanaman kayu-kayuan lainnya.

Tabel Tegakan Kayu SengonDi Kabupaten Jember

NO

KECAMATAN

JUMLAH / TAHUN TANAM

KET.

< 2006

2007

2008

2009

2010

2011

Total

1

Ajung

60.000

58.000

60.000

48.331

32.874

11.850

271.055

2

Ambulu

68.600

55.000

60.700

51.500

54.150

11.969

301.919

3

Arjasa

160.000

165.000

112.000

180.840

49.328

26.100

693.268

4

Balung

60.000

44.000

31.943

22.800

22.859

18.600

200.202

5

Bangsalsari

268.000

374.875

376.800

350.590

279.225

187.940

1.837.430

6

Gumukmas

60.000

57.480

54.350

46.423

19.100

22.800

260.153

7

Jelbuk

220.000

135.700

140.360

183.510

132.100

59.683

871.353

8

Jenggawah

54.000

31.400

45.000

45.700

16.710

16.793

209.603

9

Jombang

16.700

12.300

14.000

8.430

19.000

6.000

76.430

10

Kalisat

61.000

56.000

64.200

80.950

47.230

21.859

331.239

11

Kaliwates

6.650

8.800

8.635

8.100

3.815

1.834

37.834

12

Kencong

66.000

42.000

33.500

21.100

10.228

21.225

194.053

13

Ledokombo

98.400

144.000

114.500

143.127

176.205

134.100

810.332

14

Mayang

210.000

204.000

123.560

114.950

70.350

25.625

748.485

15

Mumbulsari

90.500

92.300

167.700

186.000

65.725

38.514

640.739

16

Pakusari

74.500

74.000

56.000

67.450

47.795

38.691

358.436

17

Panti

85.000

97.000

92.330

68.000

36.800

27.681

406.811

18

Patrang

340.000

384.000

398.000

496.870

258.100

97.115

2.014.085

19

Puger

21.000

22.000

26.000

22.100

38.800

32.412

162.312

20

Rambipuji

94.000

66.000

87.400

96.270

52.720

13.357

409.747

21

Semboro

88.600

48.000

37.800

28.500

15.156

8.354

226.410

22

Silo

593.000

566.000

591.900

692.760

541.530

186.880

3.172.070

23

Sukorambi

95.000

101.000

172.320

182.750

44.400

57.420

652.890

24

Sukowono

141.000

105.000

174.000

186.350

45.513

34.000

685.863

25

Sumberbaru

787.000

788.000

838.000

782.100

899.000

498.120

4.552.220

26

Sumberjambe

457.000

508.000

524.000

325.210

528.400

252.208

2.594.818

27

Sumbersari

25.000

32.000

41.000

36.029

31.350

2.200

167.579

28

Tanggul

480.000

446.000

387.000

550.000

486.125

146.000

2.495.125

29

Tempurejo

53.000

24.000

60.000

41.000

23.000

13.113

214.113

30

Umbulsari

56.000

40.000

44.000

24.000

14.010

28.400

206.410

31

Wuluhan

60.000

50.000

45.000

57.200

52.605

32.900

297.705

JUMLAH TOTAL

4.949.950

4.813.855

4.981.998

5.148.940

4.114.203

2.073.743

26.100.689

 

Kebutuhan bahan baku industri berupa kayu log sengon yang dihitung berdasarkan dokumen kayu yang masuk pada industri tahun 2011 adalah sebesar 210.510 m3, ditambah perusahaan jasa penggergajian skala kecil yang memproduksi palet, balken, papan cor dan bahan peti kemasan yang berjumlah 24 perusahaan, memerlukan bahan baku kayu sengon sekitar 94.026,25 m3. Hal ini menunjukkan bahwa di Kabupaten Jember terdapat surplus produksi kayu sengon sebesar kurang lebih 90.293,40 m3 yang dikirim keluar Kabupaten di antaranya ke Lumajang, Probolinggo, Banyuwangi bahkan ke Jawa Tengah.

Tabel kebutuhan bahan baku kayu sengon dan produksi industri kehutanan kabupaten jember

No

Tahun

Produksi Sengon Hutan Rakyat

IPHHK

Industri Jasa Penggergajian

Total

Pengiriman Keluar

Kabupaten

(m3)

Jumlah

Kebutuhan Log (m3)

Produksi (m3)

Jumlah

Kebutuhan Log (m3)

Produksi (m3)

Kebutuhan Log (m3)

Produksi (m3)

1

2009

288.849

3

110.528

66.962

17

93.706

47.110

204.234

114.073

84.614

2

2010

238.757

5

135.053

87.692

24

75.535

28.560

207.589

116.252

31.168

3

2011

394.830

6

210.510

128.088

24

94.026

52.414

304.536

180.502

90.293

4

2012

309.131

4

208.155

130.222

24

78.344

35.287

286.499

165.509

22.632

5

2013

333.199

5

259.371

146.623

24

60.240

30.474

309.611

177.097

22.588

Ket. Volume dihitung berdasarkan rekapitulasi Dokumen Kayu (SKAU dan FAKO)

No Response

Comments are closed.