PENDIDIKAN

Peningkatan aksesibilitas masyarakat terhadap layanan pendidikan yang berkualitas dan terjangkau dilakukan melalui :

  1. Pelestarian Program Pemberantasan Buta Aksara melalui pendidikan kecakapan hidup
  2. Peningkatan Pendidikan Anak Usia Dini melalui pemerataan dan perluasan akses yaitu Taman Kanak-kanak, Raudhatul Adhfal, Kelompok Bermain, dan Taman Penitipan Anak
  3. Pelestarian hasil capaian program Wajib Belajar Pendidikan Dasar 9 Tahun melalui program retrival dan transisi
  4. Rintisan program Wajib Belajar Pendidikan Dasar 12 Tahun melalui peningkatan kualitas SMK dan pemberian beasiswa kepada siswa miskin
  5. Meningkatkan kualitas sekolah SMK swasta melalui model layanan alternatif pendidikan SMK
  6. Meningkatkan akses layanan pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus melalui pendidikan inklusi
  7. Peningkatan kompetensi guru melalui pemberian beasiswa, sertifikasi guru, dan pengawas satuan pendidikan melalui penilaian portofolio
  8. Meningkatkan peran serta masyarakat dalam pembangunan bidang pendidikan.

Pendidikan merupakan salah satu bidang yang sangat penting dalam proses pembangunan bangsa karena masa depan bangsa sangat ditentukan oleh keberhasilan pembangunan di bidang pendidikan, sehingga pendidikan merupakan tempat ketergantungan dari banyak harapan masa depan masyarakat, harapan bangsa dan negara.

Perluasan akses pendidikan merupakan pilar kebijakan yang diarahkan untuk memperluas daya tampung satuan pendidikan dengan tujuan akhir agar semua warga negara mempunyai kesempatan yang sama dalam mendapatkan layanan pendidikan yang bermutu. Selama kurun waktu tahun 2009 – 2011 telah dilaksanakan sejumlah kegiatan untuk mencapai indikator capaian kinerja perluasan dan pemerataan akses yang dapat digambarkan dalam Perkembangan Jumlah Lembaga, Siswa, dan Guru untuk seluruh jenjang pendidikan sebagai berikut: