Jember Kota Pandhalungan

Saluran Irigasi Pertanian

713 views

foto pengairan.jpg (1)Perbedaan volume air pada musim hujan dengan musim kemarau dipengaruhi oleh DAS. Pengelolaan air di daerah hulu ditahan selama mungkin sesuai dengan tupoksi pengairan. pengelolaan didaerah hulu dengan membuat embung dan bendung kecil supaya dapat menahan air lebih lama. Pembuatan embung dan bendung kecil ini juga berpengaruh pada sumber-sumber air di bawahnya. Di bagian tengah PU pengairan mengelola air untuk air minum, air irigasi dan air baku. DAS yang bagus akan memberikan pasokan air yang stabil sehingga pembagian air akan lebih mudah dibagi untuk masyarakat. Pengelolaan air di daerah hilir harus segera dibuang untuk mencegah banjir. Dalam pengelolaan satu tahun ,Dinas PU Pengairan membuat neraca air. Guna pembuatan neraca air berfungsi untuk mengetahui banyaknya air yang di buang dan di manfaatkan. DAS pada musim kemarau menggunakan sistem giliran. Sulitnya topografi di Jember membuat tidak adanya waduk besar. Kali bedadung pada musim hujan menghasilkan air sebanyak 30000L/detik,sedangkan pemanfaatanya hanya dibutuhkan 15000L nya saja. Pada musim kemarau kali bedadung menghasilkan kurang dari 15000L yang otomatis harus menggunakan sistem giliran.

Pabrik-pabrik di Jember banyak yang menggunakan air sungai untuk produksinya seperti misalnya pabrik gula. Untuk sedangkan kebutuhan irigasi di daerah hilir sangat kurang sehingga menggunakan irigasi teknis. Kebutuhan irigasi padi di daerah hulu sangat melimpah sehingga petani dapat tiga kali tanam. Dari segi produksi, di daerah hilir produksinya lebih bagus ketimbang daerah hulu. Setiap musim kemarau ada pembagian air sesuai dengan arial masing-masing. Dinas PU Pengairan membantu petani didaerah hilir dengan menggunakan sumur panthek. Dinas PU pengairan melakukan pemeliharaan jaringan irigasi pada titik-titik terlemah. Pembagian baku pengairan diatas 3000 terdapat 3 DAM yakni DAM talang, Bedadung dan Pondok WaluhPembagian baku pengairan sekitar 1000-2000 terdapat 8 DAM. Pembagian Baku pengairan kurang dari 1000 terdapat kurang lebih 34 DAM. Setiap Gabungan HIPA terdapat satu ketua yang tugasnya menjembatani antar HIPA tentang kebutuhan air irigasi. Dinas PU pengairan menghimbau kepada masyarakat agar jika membuang sampah sebaiknya dibakar terlebih dahulu. Tupoksi pengairan ada 2 macam yakni kuantitas air dan kualitas air. Pembuangan sampah di sungai akan berdampak pada kualitas air dan dapat menghambat saluran air untuk pertanian.

No Response

Comments are closed.