Jember Kota Pandhalungan

Sambut Hari Buruh, Jember Gelar Sholawat Akbar

Hari ini tepat tanggal 1 Mei 2016, dimana pada tanggal ini, setiap tahunnya hampir diseluruh negara didunia memperingati sebagai Hari Buruh atau May Day. Di beberapa negara bahkan setiap tanggal 1 Mei menjadikan hari libur nasional.

Ada juga yang disetiap tanggal 1 Mei selalu diwarnai dengan demonstrasi buruh, sebagai wadah menyampaikan aspirasi buruh menuntut hak-haknya kepada pemerintahnya atau perusahaan tempat buruh bekerja.

Untuk kali ini, di Jember mempunyai cara yang cukup damai dan menyejukkan dalam menyambut hari buruh atau May Day. Tadi malam, Sabtu (30/4), halaman Pemkab Jember mendadak ramai, ribuan masyarakat ikuti acara sholawat akbar, kerjasama Serikat Buruh, Forpimda Jember, dengan sejumlah tokoh masyarakat.

Tampak hadir Wakil Bupati Jember, Drs. KH. A. Muqit Arief, didampingi oleh Plt Sekda, Drs. Bambang Haryono, Kabag Operasi Polres Jember, Kompol Chadjad, SH., Pengasuh Pondok Pesantren Al-Qodiri Jember, KH. Muzakki, sejumlah perwira Kodim 0824 Jember, tokoh agama Kabupaten jember serta serikat pekerjaan/serikat buruh.

Acara ini mengambil tema “Dengan peringatan hari buruh internasional (May Day) 2016 kita ciptakan hubungan industrial harmonis dan berkeadilan demi mewujudkan kesejahteraan buruh dan keluarganya”.

Wakil Bupati Jember mengajak kepada masyarakat Jember khususnya untuk senantiasa mengucapkan rasa syukur dan berharap dalam kepempinannya bersama Bupati diberikan jalan dan petunjuk.

“Saya berterima kasih sekali acara ini bisa terlaksana terutama kepada panitia rekan-rekan serikat buruh ikut memberikan sumbangsih bagaimana acara ini berlangsung, istigosah ini merupakan satu momentum bagaimana kita meminta kepada ALLAH agar Jember lebih baik kedepan,” tutur Kyai Muqit, sapaan akrab Wakil Bupati Jember ini.

Selain itu Wabup juga menyampaikan bahwa baru saat ini May Day diperingati dengan sholawat bersama. “Semoga sholawat bersama ini menjadi berkah bagi kita semua masyarakat Jember, dan biasanya acara May Day membuat semua pihak was-was karena biasanya acara May Day banyak terjadi acara demo yang anarkis, dan kami Pemkab Jember berterima kasih atas komunikasi serikat buruh dengan pemkab sehingga kita dapat bersinergi bersama,” imbuhnya.

Wabup juga berpesan kepada semua pihak untuk tetap menjaga komunikasi yang sudah terjalin, karena dengan komunikasi yang sejuk akan membangun jalinan silaturahmi yang hangat dan dengan komunikasi Insyaallah tidak ada masalah yang tidak bisa diselesaikan.

Ainul Rofik selaku ketua panitia menyampaikan bahwa semua masyarakat Jember bersholawat bersama agar nasib buruh dan usaha di Kabupaten Jember menjadi lebih sejahtera, dan semoga hubungan Industri, Usaha, Pemerintah dan Masyarakat dapat bekerja sama untuk meningkatkan kesejahteraan bersama.

Sementara menurut salah satu warga Jember, Kyai Abdurrohman Luthfi, menuturkan kalau kegiatan Istighosah/Sholawat yang beberapa kali diselenggarakan oleh Pemkab Jember adalah kegiatan yang sangat positif.

“Harusnya seperti itu pimpinan, tak cukup hanya mengandalkan akal atau kemampuan, karena manusia itu terbatas, ini kegiatan ritual yang selayaknya dilakukan oleh Pemerintah dan positifnya lagi ulama dan umara hubungan emosionalnya kan lebih dekat,” tutur kyai muda pengasuh Pondok Pesantren Raudlatul Ulum, Suren Ledokombo tersebut. (*)

No Response

Leave a reply "Sambut Hari Buruh, Jember Gelar Sholawat Akbar"