Santri Siap Wujudkan Karya Nyata

572 views

Wakil Bupati Jember Drs. KH. Abdul Muqit Arief berpesan kepada santri di Kabupaten Jember untuk memberikan aksi nyata agar tidak lagi terkesan terpinggirkan.

“Kita para santri tidak lagi diragukan kecintaannya pada negeri ini. Kecintaan pada negeri ini, pada saat ini, harus diwujudkan dalam bentuk aksi, dalam bentuk karya nyata,” ujar Wabup.

Dalam sejarah, masih kata Wabup, tidak ada yang menyangkal bahwa kemerdekaan Republik Indonesia diraih, salah satunya, oleh perjuangan para ulama dan santri.

Namun, setelah Indonesia merdeka pada 17 Agustus 1945, para santri terkesan agak terpinggir. Para santri banyak menjadi maf’ul daripada fail, menjadi obyek daripada subyek.

“Alhamdulillah sejak tahun 2015 perjuangan para santri diakui oleh pemerintah Indonesia,” Wabup dalam sambutannya pada puncak peringatan Hari Santri Nasional 2017.

Pengakuan tersebut dengan menetapkan tanggal 22 November sebagai Hari Santri Nasional.

Pemerintah Indonesia juga memberikan penghargaan kepada beberapa santri yang berprestasi dari berbagai bidang.

Wabup pun sangat berharap para santri menggembleng dirinya sendiri sehingga pada saatnya nanti menjadi santri yang menjadi fa’il (subyek) di negara kesatuan Republik Indonesia ini, tidak sekedar menjadi maf’ul (obyek).

“Menjadi pelaku dalam mengisi kemerdekaan Republik Indonesia,” tegas Wabup di Shalawat Kebangsaan di Alun-alun Jember yang menjadi puncak peringatan Hari Santri ketiga, Sabtu malam (18/11/2017).

“Persiapkanlah diri Anda di dalam berbagai ilmu pengetahuan,” pesan Wabup. “Santri di era sekarang ini, masuklah di berbagai bidang kehidupan yang penting tujuan kita adalah tetap izzul islam wal muslimin,” ungkap Wabup.

“Ini adalah harapan kita semua. Tanpa itu semua, kaum santri akan tetap menjadi kelompok yang terpinggirkan,” jelas Wabup. (*f2/izza)

No Response

Comments are closed.