Satu Sekolah Satu TNI Diluncurkan, Membangun Karakter Generasi

Program Satu Sekolah Satu TNI yang digagas Pemerintah Kabupaten Jember menjadi salah satu upaya untuk membangun sumber daya manusia. Program ini diluncurkan Rabu (18/4/2018) di Aula PB Soedirman Pemkab Jember.

“Generasi yang kuat adalah generasi yang mempunyai karakter yang kuat. Wawasan kebangsaan dan cinta tanah air adalah tujuan penumbuhan karakter yang kuat,” terang Bupati Jember dr. Hj. Faida, MMR., di Aula PB Soedirman Pemkab Jember.

Kepada seluruh anggota TNI yang akan menjadi instruktur dalam program itu, bupati berpesan untuk menerapkan filosofi baris berbaris kepada pelajar Jember. Bupati juga meminta baris berbaris tersebut untuk dilombakan.

Output dan outcome-nya harus bisa nyata dilihat oleh masyarakat,” pesan bupati. Tindak lanjut pelatihan, lanjut bupati, akan ada karnaval baris-berbaris.

Tiga sikap perjuangan generasi muda yang harus ditanamkan sebagai output program Satu Sekolah Satu TNI ini, masih kata bupati, yaitu membeli produk Indonesia, membela Indonesia, menumbuhkan persaudaraan sehingga tidak mudah dipecah-belah.

Dandim 0824 Jember Letkol Inf. Arif Munawar menyampaikan, ada tiga syarat berkompetisi kedepan. Tiga syarat yaitu pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang dapat dilatih dalam pendidikan formal dari tingkat TK, SD, hingga perguruan tinggi.

Dandim berharap keterlibatan TNI dalam program ini memberikan pengetahuan tentang kecintaan terhadap tanah air, wawasan kebangsaan, dan bela negara. Juga diajarakan keterampilan baris-berbaris, mengibarkan bendera saat menjadi Paskibra.

Materi yang diberikan akan membentuk sikap yang berguna dalam pengembangan sumber daya manusia. “Dengan pengetahuan yang mumpuni serta keterampilan yang ada, tetapi tanpa sikap yang bagus seorang manusia, maka akan membawa keluar dari norma hukum,” terang Dandim.

Dandi pun berharap program Satu Sekolah Satu TNI ini mampu menjadi penggerak bagi adik-adik di semua sekolah, baik di swasta maupun sekolah negeri, bahkan pesantren.

Kepada jajarannya, Dandim Arif menegaskan untuk menjadi TNI dengan sikap yang baik dan berpengetahuan cukup serta keterampilan yang mumpuni untuk ditransfer kepada adik-adik di sekolah.

Para instruktur nantinya harus mengajarkan kecintaan terhadap tanah air dengan terlebih dulu cinta kepada produk lokal yang ada di Jember.

“Sehingga kita cinta terhadap apa yang disini. Begitu kita mencintai, begitu kita bangga, kita pasti akan melakukan yang terbaik bagi yang kita cintai. Segala sesuatu tanpa adanya kecintaan, tanpa adanya kebangaan, tentunya tidak akan ada kegiatan yang maksimal,” ungkapnya.

Menurut Dandim Arif, Satu Sekolah Satu TNI murni pembangunan karakter kepada adik-adik sekolah. Ini akan meningkatkan sumberdaya manusia sejak dini, menjadi pemuda-pemudi yang berkualitas, mampu berkompetisi. “Dan mampu memberikan nilai bagi dirinya, masyarakat, dan negara,” tegasnya.

Terkait personel yang terlibat dalam program ini, Dandim berjanji mengerahkan semua pasukan sesuai dengan sekolah yang ada di Jember. Jika masih kurang maka akan melibatkan satuan TNI lain yang ada di Jember. (mutia/izza/*f2)

One Response
  1. author

    riyadi1 month ago

    wah mantab nih semakin jaya TNI

    Reply

Leave a reply "Satu Sekolah Satu TNI Diluncurkan, Membangun Karakter Generasi"