Jember Kota Pandhalungan

Segarnya Air Kolam Renang Pemandian Patemon

patemon2

“Segarnya air Pemandian Patemon dengan rindangnya pepohonan dan reimbunan bambu, membuat tempat ini jadi jujukan pengunjung. Selain berenang, kita bisa berkeliling di lembah kecil itu dengan menggunakan becak air, serta menikmati jajanan pedesaan yang rasanya pas di lidah…”

            Matahari mulai menyengat ketika saya melihat hilir mudik arus kendaraan. Aktifitas pagi itu sungguh sangat ramai, banyak orang berlalu lalang dengan kegiatannya masing-masing, ada yang sedang sibuk mengantarkan anaknya ke sekolah, ada pula yang sedang asyik memilih bahan sayuran di sebuah pasar yang tak jauh dari tempat saya berada.

Saya mulai melirik kearah jam tangan, sudah menunjukkan pukul 06.45 WIB, dengan sesegera mungkin saya mengeluarkan telephon dan menghubungi beberapa kawan yang hari ini akan ikut pergi bersama.

Selang beberapa lama setelah saya menunggu, beberapa teman akhirnya datang juga, tanpa membuang banyak waktu, kami pun memulai perjalanan menuju ke barat kota Jember, tepatnya di daerah Tanggul.

Perjalanan dari pusat kota Jember menuju Tanggul tidaklah lama, sekitar 50 menit perjalanan, kamipun tiba di kota kecamatam ini. Dari kecamatan kota Tanggul, kami tak langsung menuju tempat tujuan, melainkan masih menjemput salah seorang teman yang sekaligus  juga akan menjadi guade kami menuju tempat tujuan kami.

Roda mobil terus melaju melewati ruas jalan yang tidak begitu lebar. Perjalanan kami pun terasa begitu lancar, maklum arus lalu lintas di jalan yang kami lewati tidak begitu padat.. Sungguh terasa segar melintas di sudut kota kecil yang pada sisi kanan kiri masih terlihat dedaunan hijau, tidak seperti halnya jalanan di kota Jember, yang pada sisi kanan kirinya sudah padat dengan belantara beton.

Suasana pedesaan begitu teras sepanjang perjalanan menuju ke tempat tujuan, hingga membuat beberapa teman pun terlihat menghela nafas panjang, pertanda mereka sangat menikmati udara yang ada di tempat ini. Hanya dalam waktu hitungan menit, akhirnya kami sampai pada tempat yang memang menjadi tujuan dari perjalanan sejak berangkat dari Kota Jember, yakni Pemandian Patemon.

Ya, Patemon adalah sebuah tempat wisata yang sudah sejak lama dikenal, tidak hanya Jember, tapi juga dari luar daerah. Patemon merupkan salah satu tempat wisata di Kabupaten Jember, yang memiliki beberapa kelebihan, selain tempatnya yang nyaman, air yang ada di kolam renang merupakan air dari sumber mata air asli, yang tidak membutuhkan penjernih berbahan kimian, sebab itu tak heran jika airnya segar dan sangat dingin.

Meski terlihat masih baru, namun ternyata pemandian ini telah ada semenjak tahun 1954. Walau sudah cukup tua, namun tempatnya masih sangat asri dan nyaman untuk digunakan sebagai tempat refreshing.

Yang melegakan lagi, harga tiket masuk ke Pemandian Patemon ini, ternyata juga sangat terjangkau. Untuk anak-anak hanya dikenakan harga karcis Rp.3.000,-, Sedangkan untuk dewasa hanya cukup dengan biaya Rp.5.000,- sudah bisa menikmati segarnya panorama Pamandian Patemon

Setelah membeli beberapa tiket, kamipun langsung menuju kolam renang utama. Melihat air kolam yang begitu jernih dengan warna kehijau-hijauan bak air laut, salah seroang teman yang kegerahan, agaknya tidak kuasa untuk menahan diri, dan ingin langsung nyebur ke kolam.

Tak pelak, ia pun langsung nyebur dan berenang di kolam renang nomor satu yang memiliki kedalaman sekitar 4 meter. Tampak ia memberikan isyarat dengan mengacungkan jempol kepada kami yang masih beristirahat duduk lesehan di rerumputan hijau tak jauh dari kolam renang. “Ayooo,,,,cepattt,,,seger…”teriaknya, sembari berenang penuh semangat…byuuur

Ada empat kolam yang bisa dinikmati pengunjung di tempat wisata Pemandian Patemon ini. Ke empat kolam tersebut antara lain, kolam utama dengan kedalam sekitar 4 meter, kolam dua dengan kedalaman 0,5 meter sampai 1 meter, kolam tiga, kedalaman 0,5 sampai 1,5 meter dan kolam khusus anak-anak.

Tepat di sebelah kolam renang dewasa terdapat taman-taman indah yang diteduhi pepohonan rindang. Tak hanya itu, di taman ini juga terdapat tempat bermain anak-anak dan aneka ayunan, yang tidak hanya digunakan oleh anak-anak tapi juga para remaja yang ingin menikmati tempat ini dengan duduk santai di atas ayunan.

Setelah melihat beberapa sudut tempat ini, akhirnya saya juga memutuskan untuk berenang.. bermain air memang sungguh sangat mengasyikkan. Namun saya tidak bisa bertahan lama di kolam tersebut, karena airnya sungguh sangat dingin.

Bersama teman lainnya, akhirnya saya dan beberapa teman lain memustuskan beranjak dari kolam renang dan duduk di sebuah bangkur yang terbuat dari bamboo. Sembari menunggu beberapa kawan yang masih berenang, kami pun memesan tahu goreng yang lengkap dengan petisnya.

Sungguh terasa hidup ini begitu indah dan nikmat, ketika tahu petis menemani kita di tengah riuhnya suara anak-anak yang berlari berkejar-kejaran di pinggiran kolam renang Patemon. Tahu dengan petis yang agak kental, terasa begitu nikmati dimakan saat tubuh kedinginan usai berendam dan berenang di kolam renang.

Beberapa saat setelah isitrahat menikmati tahu petis, salah seorang teman memutuskan untuk kembali mengeksplor tempat ini. Dari kejauhan tampak keramaian di dekat sebuah danau kecil, karena penasaran, kamipun pergi kesana, dan ternyata sungguh sangat indah.

Sebuah becak air berlalu lalang di depan kami, beberapa orang tampak asyik menikmati petualangan mereka. Tak ingin kalah, akhirnya sayapun mencoba naik becak air juga, mengelilingi danau dengan mengabadikannya dalam sebuah kamera.

Berada di tempat ini memang membuat kami jadi lupa waktu, sehingga sorepun menjelang. Dengan tubuh yang letih setelah beraktifitas seharian, kamipun memutuskan untuk beranjak pergi dan meninggalkan tempat wisata indah dan nan sejuk di lereng Argopuro,  yakni Pemandian Patemon.(*).

No Response

Comments are closed.