Jember Kota Pandhalungan

Sosialisasi Anti Narkoba

115 views

narkoba-ilustrasi-_120208163747-676Narkoba adalah singkatan dari narkotika dan obat/bahan berbahaya. Selain “narkoba”, istilah lain yang diperkenalkan khususnya oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia adalah Napza yang merupakan singkatan dari narkotika, psikotropika, dan zat adiktif. Semua istilah ini, baik “narkoba” ataupun “napza”, mengacu pada kelompok senyawa yang umumnya memiliki risiko kecanduan bagi penggunanya. Menurut pakar kesehatan, narkoba sebenarnya adalah senyawa-senyawa psikotropika yang biasa dipakai untuk membius pasien saat hendak dioperasi atau obat-obatan untuk penyakit tertentu. Namun kini persepsi itu disalahartikan akibat pemakaian di luar peruntukan dan dosis yang semestinya. Pagar utama remaja untuk tidak terjrumus pada narkoba yakni keluarga,sekolah,dan lingkungan. Contoh utama dalam pembangunan mental anak adalah orang tua. Orang tua harus dapat mengetahui perubahan-perubahan tingkah laku anaknya. Jika ditemukan perubahan-perubahan yang signifikan terhadap tingkah laku anak,orang tua perlu konsultasi kepada Badan Narkotika terlebih dahulu. Salah satu penyebab utama anak menjadi pengguna narkoba karena tidak adanya komunikasi dengan orang tuanya. Bahan-bahan adiktif yang terkandung dalam narkoba terdapat dalam rumah kita seperti kafein,nikotin dan lem. Narkoba adalah zat,bahan obat yang bukan tergolong makanan yang apabila masuk kedalam tubuh manusia akan merusak kinerja otak.

Ada obat-obatan yang beredar di masyarakat yg bahayanya sama dengan narkoba bahkan bisa lebih bahaya. Narkoba jika disalahgunakan maka akan menjadi racun. Dalil pengguna narkoba adalah apabila badan kuat maka hartanya lemah dan apabila badan lemah maka hartanya kuat. Ada 3 sifat jahat narkoba yakni habitual,adiktif dan toleran. Sifat habitual adalah sifat yg membuat penggunanya menjadi ketagihan dan ingin menggunakannya kembali. Sifat adiktif adalah sifat yang membuat penggunanya harus menggunakannya lagi jika tidak si pengguna akan merasakan sakit yang luar biasa. Sifat toleran adalah sifat yang membuat penggunanya menyatu dengan obat tersebut dengan penggunaan dosis yang lebih tinggi dari dosis sebelumnya. Rehabilitasi narkoba dan rehabilitasi obat-obatan di kabupaten Jember berada di RS dr Soebandi. Penanganan pecandu narkoba dengan penanganan pecandu obat-obatan berbeda. Dalam UU no.35 2005 pasal 55 tentang narkotika pecandu narkoba memiliki hak untuk rehabilitasi. Sanksi hukuman kepada orang tua yang tidak melapor kepada IPWL jika anaknya menjadi pecandu narkoba adalah 6 bulan penjara atau denda sebesar 1jt. Bagi orang tua yang anaknya menjadi pecandu narkoba,orang tua wajib melapor ke IPWL,jika orang tua tidak mlapor maka orang tua tersebut akan mendapat sanksi. Ciri-ciri anak yang terkontaminasi narkoba yakni perubahan terhadap cara hidupnya,perubahan cara bergaul dan matanya merah berair tidak dapat terkena sinar.

 

No Response

Comments are closed.